Awas! 18 Obat & Suplemen Tradisional Ini Dilarang BPOM, Jangan Dibeli!
Halo semua! Ada kabar penting nih dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang wajib kita tahu. Mereka baru saja merilis daftar 18 produk obat tradisional dan suplemen kesehatan yang dinyatakan ilegal dan berbahaya. Jadi, buat kamu yang suka pakai produk-produk herbal atau suplemen, wajib banget baca ini sampai habis biar nggak salah beli!
BPOM mengumumkan daftar ini pada Selasa, 2 September 2025, dan isinya cukup mengejutkan. Produk-produk yang masuk daftar hitam ini ternyata mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang dilarang keras ada dalam obat tradisional berbahan alam. Makanya, penting banget untuk kita tahu produk mana saja yang harus dihindari demi kesehatan kita sendiri.
Kenapa Produk-Produk Ini Dilarang Keras oleh BPOM?¶
Kepala BPOM RI, Bapak Taruna Ikrar, dengan tegas menyatakan bahwa penambahan BKO dalam produk yang seharusnya berbasis bahan alam adalah pelanggaran serius yang bisa membahayakan masyarakat. Bayangkan, produk yang kita kira alami dan aman, ternyata dicampur zat kimia berbahaya yang harusnya hanya boleh diberikan oleh dokter! Ini kan sama saja menipu konsumen dan membahayakan nyawa.
Produk-produk ini seringkali dipasarkan sebagai “jamu” atau “suplemen herbal” dengan klaim khasiat yang luar biasa. Namun, di baliknya, ada zat aktif obat yang kalau dikonsumsi tanpa pengawasan medis bisa menimbulkan efek samping yang sangat berbahaya. Jadi, jangan gampang percaya dengan klaim instan, ya! BKO sama sekali tidak boleh ditambahkan ke obat tradisional berbahan alam. Ini adalah prinsip dasar yang harus dipahami oleh semua pihak, baik produsen maupun konsumen.
Daftar 18 Obat Tradisional dan Suplemen Ilegal yang Harus Kamu Hindari¶
Nah, ini dia daftar lengkap 18 produk yang wajib kamu tahu dan jangan sampai kamu beli atau konsumsi. Dari total 18 produk, 16 di antaranya adalah obat tradisional berbahan alam, dan dua lainnya adalah suplemen kesehatan ilegal. Yuk, kita cek satu per satu biar makin waspada!
- KOPI TOP MAN Plus Tongkat Ali dari Naga Mas: Hati-hati dengan kopi ini! BPOM menemukan adanya kandungan slidenafil sitrat. Produk ini juga sudah dinyatakan ilegal dan berbahaya.
- HERBAL AR-RIJAL GOLD dari HIZBALA-Jakarta: Produk herbal ini juga mengandung slidenafil sitrat. Jangan sampai terjebak klaim instan tanpa izin edar yang jelas, karena ini adalah produk ilegal.
- HERBAL AR-RIJAL BLACK dari HIZBALA-Jakarta: Saudara dari produk di atas, HERBAL AR-RIJAL BLACK juga terbukti mengandung slidenafil sitrat. Produk ini juga ilegal dan sangat tidak aman untuk dikonsumsi.
- Big Penis dari MMC Strong Man: Dari namanya saja sudah mencurigakan, ya? Produk ini mengandung deksametason dan slidenafil sitrat. Selain ilegal, produk ini bahkan mencantumkan nomor izin edar fiktif! Double bahaya.
- Gemes Gemuk Sehat dari PT Kaliwangi Jakarta: Buat yang ingin gemuk sehat, hindari produk ini! BPOM menemukan kandungan parasetamol di dalamnya. Produk ini ilegal dan nomor izin edarnya juga palsu.
- Fung Seh Gu Tok Wan dari Kwuangchow United Manufactory of China: Obat tradisional dari luar negeri ini mengandung tiga BKO berbahaya: deksametason, piroksikam, dan prednison. Produk ini juga ilegal dengan izin edar fiktif.
- Perkasa X dari Indoherbal, Yogyakarta: Kopi atau jamu “perkasa” memang sering jadi incaran, tapi yang satu ini mengandung slidenalif sitrat dan dinyatakan ilegal.
- Lin Chee Tan dari Kong Ho Tong 883 Jalan Bem Bia Anggor, Ipoh, Malaysia: Produk ini mengandung klorfemiramin maleat dan termasuk produk ilegal. Jangan coba-coba konsumsi, ya!
- Sari Brotowali dari PJ Sumber Sehat: Jamu yang sering kita dengar ini ternyata juga bermasalah. Ada kandungan parasetamol di dalamnya. Produk ini ilegal dan nomor izin edarnya fiktif.
- Kopi Jantan dari Indo Sehat Abadi: Lagi-lagi kopi stamina yang mengandung slidenafil. Produk ini ilegal dan tidak aman untuk dikonsumsi tanpa pengawasan dokter.
- TAWON LIAR dari PT Maju Jaya Bersama: Produk ini ditemukan mengandung deksametason. Selain ilegal, nomor izin edarnya juga palsu. Jaga-jaga ya, jangan sampai terkecoh!
- Urat Kuda dari PJ Kuda Kencana: Produk jamu atau suplemen ini mengandung slidenafil sitrat. Ini juga produk ilegal dengan nomor izin edar fiktif.
- SWN dari CV Rochman Jaya: Produk ini mengandung deksametason. Statusnya ilegal, dan yang lebih parah, nomor izin edarnya sudah dibatalkan oleh BPOM.
- Naga Mas dari CV Rochman Jaya: Sama seperti SWN, Naga Mas juga mengandung deksametason. Produk ini ilegal dan nomor izin edarnya sudah dibatalkan.
- Jamu Jawa Asli Sarang Tawon dari CV Rochman Jaya: Produk ini juga dari CV Rochman Jaya dan mengandung deksametason. Ilegal dan izin edarnya sudah dibatalkan. Tiga produk dari satu produsen ini wajib dihindari.
- Vitamin Gemuk Alami: Jangan langsung percaya klaim “alami” jika ada kandungan siproheptadin di dalamnya. Produk ini ilegal dan bisa berbahaya jika dikonsumsi.
- ELLHOE BELLY FAT BURNER dari 237 1st St S, St. Petersburg, FL 33701, USA: Suplemen pelangsing ini mengandung melatonin. Walaupun melatonin adalah hormon alami, dalam konteks suplemen pelangsing dan tanpa pengawasan, ini adalah produk ilegal.
- Kirkland Slimming Capsule dari WN Pharmaceuticals Ltd. Coquitiam, B.C. V3K 7B5: Sama seperti ELLHOE, kapsul pelangsing ini juga mengandung melatonin dan dinyatakan sebagai produk ilegal.
Bahaya di Balik Bahan Kimia Obat (BKO) Terlarang Ini¶
Sekarang, mari kita bahas lebih dalam mengapa bahan-bahan kimia yang ditemukan di produk-produk di atas sangat berbahaya jika dikonsumsi tanpa pengawasan medis. Penting untuk memahami risiko yang bisa ditimbulkan agar kita tidak mudah tergiur dengan janji-janji palsu.
Sildenafil: Bukan Sekadar Penambah Stamina¶
Sildenafil sitrat adalah bahan aktif utama dalam obat yang digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi. Obat ini bekerja dengan melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah ke organ tertentu (dalam hal ini, penis) meningkat. Meskipun bisa memberikan efek instan yang dijanjikan oleh produk ilegal, penggunaan sildenafil tanpa resep dan pengawasan dokter sangatlah berbahaya.
Dosis yang tidak tepat, interaksi dengan obat lain (terutama obat jantung golongan nitrat), dan kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit jantung atau tekanan darah tinggi, bisa memicu efek samping serius. Efek samping yang mungkin terjadi antara lain gangguan jantung, tekanan darah tidak stabil yang bisa sangat rendah atau tinggi, sakit kepala parah, penglihatan kabur, hingga priapism (ereksi berkepanjangan yang menyakitkan). Yang paling ekstrem, konsumsi sildenafil tanpa pengawasan medis bisa menyebabkan kematian mendadak.
Melatonin: Hormon Tidur yang Tidak Boleh Dimainkan¶
Melatonin adalah hormon yang secara alami diproduksi oleh kelenjar pineal di otak kita. Hormon ini berperan krusial dalam mengatur ritme tidur-bangun atau siklus sirkadian tubuh. Dalam dunia farmasi, melatonin memang digunakan sebagai suplemen atau obat untuk mengatasi masalah tidur seperti insomnia atau jet lag, tetapi itu pun dengan dosis yang terukur dan pengawasan medis.
BPOM menegaskan bahwa melatonin tidak seharusnya ditambahkan dalam produk berbasis bahan alam, apalagi produk pelangsing seperti yang ditemukan. Penggunaan melatonin tanpa pengawasan dan takaran yang tepat berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Efek samping yang mungkin timbul antara lain mengantuk berlebihan, pusing, mual, sakit kepala, dan interaksi dengan obat lain seperti pengencer darah atau obat penekan kekebalan tubuh.
Deksametason, Prednison, dan Piroksikam: Awas Efek Jangka Panjangnya!¶
Ketiga BKO ini adalah jenis obat yang sering disalahgunakan dalam obat tradisional untuk memberikan efek “instan” dalam meredakan nyeri atau peradangan. Namun, di balik efek cepatnya, ada bahaya besar yang mengintai.
-
Deksametason dan Prednison adalah jenis kortikosteroid kuat. Obat ini biasanya diresepkan untuk kondisi peradangan parah, alergi, atau penyakit autoimun. Jika digunakan sembarangan dan dalam jangka panjang, kortikosteroid bisa menyebabkan:
- Penurunan daya tahan tubuh (imunosupresi), membuat tubuh rentan terhadap infeksi.
- Tulang keropos (osteoporosis).
- Tekanan darah tinggi dan gula darah tidak terkontrol.
- Gangguan pencernaan seperti tukak lambung.
- Ketergantungan dan sindrom Cushing (penumpukan lemak di wajah dan punggung, otot melemah).
- Wajah bengkak atau “moon face” dan penambahan berat badan.
-
Piroksikam adalah obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang digunakan untuk mengurangi nyeri dan peradangan. Penggunaan tanpa resep, terutama dalam jangka panjang, dapat menyebabkan:
- Iritasi lambung, tukak lambung, hingga perdarahan saluran cerna.
- Gangguan fungsi ginjal.
- Peningkatan risiko kejadian kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke.
Parasetamol, Klorfemiramin Maleat, dan Siproheptadin: Jangan Anggap Remeh!¶
BKO lain yang ditemukan juga tidak kalah berbahayanya:
- Parasetamol: Meskipun merupakan obat bebas untuk nyeri dan demam, dosis berlebihan atau penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan bisa menyebabkan kerusakan hati yang serius, bahkan gagal hati. Dalam produk ilegal, dosisnya seringkali tidak jelas dan bisa memicu overdosis tersembunyi.
- Klorfemiramin Maleat: Ini adalah antihistamin yang biasa digunakan untuk alergi. Efek samping utamanya adalah menyebabkan kantuk. Jika dikonsumsi tanpa sadar, bisa membahayakan saat berkendara atau melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi.
- Siproheptadin: Ini juga antihistamin, namun kadang digunakan sebagai penambah nafsu makan. Efek sampingnya meliputi kantuk, mulut kering, pandangan kabur, dan interaksi dengan obat lain yang bisa memicu reaksi berbahaya.
Hukuman Pidana dan Denda Menanti Pelaku Usaha Nakal¶
BPOM tidak main-main dalam menangani kasus ini. Mereka akan menyerahkan kasus ini kepada aparat penegak hukum untuk diproses lebih lanjut. Para pelaku usaha yang terbukti memproduksi dan mengedarkan produk mengandung BKO secara ilegal akan dikenai sanksi pidana yang sangat berat.
Sanksi tersebut sesuai dengan Pasal 435 Jo. Pasal 138 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Pelaku usaha bisa diancam pidana penjara paling lama 12 tahun atau denda paling banyak Rp 5 miliar. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat dari produk-produk berbahaya.
Tips Aman Memilih Produk Kesehatan dan Suplemen¶
Agar kamu tidak terjebak dengan produk ilegal serupa di kemudian hari, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
- Selalu Cek Izin Edar BPOM: Ini adalah langkah paling penting. Pastikan produk yang ingin kamu beli memiliki nomor izin edar BPOM (biasanya diawali dengan TR, SD, MD, atau P.IRT). Kamu bisa mengecek keaslian nomor izin edar ini melalui website resmi BPOM atau aplikasi BPOM Mobile. Jangan mudah percaya jika hanya ada tulisan “izin BPOM” tanpa nomor.
- Waspadai Klaim Berlebihan: Hati-hati dengan produk yang menjanjikan hasil instan, “sembuh total tanpa efek samping,” atau “khasiat ajaib” yang terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Ini seringkali menjadi ciri produk ilegal yang mengandung BKO.
- Beli dari Sumber Terpercaya: Hindari membeli obat tradisional atau suplemen dari penjual tidak jelas, media sosial tanpa reputasi, atau toko online yang mencurigakan. Lebih baik beli di apotek, toko obat resmi, atau marketplace yang terbukti terpercaya.
- Baca Label dengan Teliti: Perhatikan daftar bahan-bahan (ingredients) yang tertera pada kemasan. Jika ada istilah yang asing atau meragukan, sebaiknya tunda pembelian dan cari informasi lebih lanjut.
- Konsultasi dengan Tenaga Medis: Sebelum mengonsumsi suplemen atau obat tradisional, terutama jika kamu memiliki riwayat penyakit tertentu, sedang mengonsumsi obat lain, atau sedang hamil/menyusui, selalu konsultasikan dulu dengan dokter atau apoteker. Mereka bisa memberikan saran terbaik dan memastikan tidak ada interaksi berbahaya.
- Laporkan Produk Mencurigakan: Jika kamu menemukan produk yang dicurigai ilegal atau mengandung BKO, jangan ragu untuk melaporkannya ke BPOM. Laporan kamu bisa membantu melindungi banyak orang lain.
Ingat, kesehatan adalah investasi paling berharga. Jangan sampai kita mengorbankan kesehatan demi mencari solusi instan dari produk yang tidak jelas keamanannya. Lebih baik sehat alami dan aman, daripada cepat tapi membahayakan nyawa!
Bagaimana pendapat kamu tentang daftar produk BPOM ini? Apakah kamu pernah menemui produk-produk ini di pasaran? Yuk, bagikan pengalaman dan tips kamu di kolom komentar di bawah!
Posting Komentar