Lolos Gak Ya? Hasil Seleksi PPPK 2024 Tahap 2 Sudah Keluar! Cek di Sini!
Buat kamu yang udah nungguin dengan harap-harap cemas, momen yang ditunggu akhirnya tiba! Hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 tahap 2 sudah mulai diumumkan. Pengumuman ini berlangsung dalam periode 16 hingga 30 Juni 2025. Ini adalah pengumuman yang sangat dinanti-nantikan oleh ribuan peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian seleksi.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengingatkan para peserta yang sedang menantikan hasil ini. Penting banget buat rutin mengecek informasi kelulusan langsung di laman resmi instansi tempat kamu melamar. Jangan sampai ketinggalan info krusial ya! Mengecek di sumber resmi adalah cara paling aman dan akurat untuk mengetahui status kelulusanmu.
Periode Pengumuman dan Saran BKN¶
Pengumuman hasil seleksi PPPK 2024 Tahap 2 telah dijadwalkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Proses pengumuman ini tidak serentak di satu hari, melainkan berlangsung dalam rentang waktu yang cukup panjang. Kamu bisa mulai mengecek hasilnya terhitung dari tanggal 16 Juni hingga 30 Juni 2025 mendatang.
Mengingat periode pengumuman yang cukup panjang, BKN sangat menganjurkan peserta untuk aktif memantau informasi. Jangan hanya cek sekali lalu berhenti, ya. Cek secara berkala di website atau kanal informasi resmi instansi tempat kamu melamar. Setiap instansi mungkin punya jadwal spesifik kapan mereka merilis pengumuman hasilnya.
Memantau informasi langsung dari sumber resmi instansi adalah langkah paling bijak. Hindari terlalu percaya pada informasi yang beredar di grup-grup tidak resmi atau media sosial yang tidak jelas sumbernya. Informasi yang akurat dan valid hanya akan kamu dapatkan dari instansi tujuanmu dan portal resmi BKN. Jadi, catat tanggalnya dan jangan lupa rajin cek ya!
Kilas Balik Proses Seleksi¶
Sebelum sampai ke tahap pengumuman hasil kompetensi ini, proses seleksi PPPK 2024 Tahap 2 sudah melewati beberapa fase penting. Awalnya, ada seleksi administrasi yang merupakan saringan awal kelengkapan berkas dan persyaratan. Menurut data dari BKN, terhitung ada 863.993 peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) pada tahap seleksi administrasi ini.
Mereka yang lolos administrasi kemudian berjuang dalam tahap seleksi kompetensi. Seleksi ini berbasis Computer-Assisted Test (CAT) yang digelar serentak pada tanggal 16 Mei 2025 lalu. Tes CAT ini dirancang untuk mengukur kemampuan dan kesiapan peserta dalam menjalankan tugas sebagai PPPK di bidang masing-masing.
Materi seleksi kompetensi CAT ini menguji berbagai aspek kesiapan calon PPPK. Ada empat komponen utama yang diujikan dalam tes ini. Materi yang diujikan meliputi kompetensi teknis yang relevan dengan bidang formasi yang dilamar oleh peserta.
Selain itu, ada juga uji kompetensi manajerial yang terkait dengan kemampuan peserta dalam mengatur, memimpin, dan bekerja dalam organisasi pemerintahan. Tak ketinggalan, kompetensi sosial kultural juga diuji untuk mengukur kemampuan peserta berinteraksi dengan masyarakat dan lingkungan kerja yang beragam. Terakhir, ada juga tahapan penting yaitu wawancara untuk mendalami lebih lanjut profil, motivasi, dan integritas peserta. Keempat komponen ini menjadi penentu utama kelulusan peserta di tahap kompetensi.
Siapa Saja Peserta PPPK 2024 Tahap 2?¶
Seleksi PPPK 2024 Tahap 2 memang dikhususkan untuk kelompok pelamar tertentu yang memenuhi kriteria. Kriteria utama pelamar pada tahap ini adalah tenaga non-ASN aktif. Mereka adalah para honorer yang telah mengabdi di instansi pemerintah secara terus-menerus selama minimal dua tahun terakhir.
Selain tenaga non-ASN, kriteria pelamar lainnya pada tahap 2 ini adalah lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kriteria ini khususnya ditujukan bagi para lulusan PPG yang melamar formasi guru di instansi daerah. Pemerintah memberikan perhatian khusus bagi para guru profesional ini untuk bisa mengisi kebutuhan tenaga pengajar di berbagai daerah.
Dengan adanya kriteria yang spesifik ini, seleksi PPPK Tahap 2 diharapkan bisa menjaring talenta-talenta yang memang sudah memiliki pengalaman di lingkungan pemerintahan atau kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan. Ini juga merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan terhadap kontribusi para tenaga honorer dan guru profesional yang telah lama mengabdi. Proses seleksi ini bertujuan untuk memberikan kepastian status bagi mereka yang selama ini bekerja di lingkungan pemerintahan.
Kriteria Tambahan yang Perlu Diketahui¶
Selain kriteria umum yang telah disebutkan, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) juga menetapkan beberapa kriteria tambahan bagi peserta seleksi PPPK 2024 tahap 2. Kriteria tambahan ini membuka kesempatan bagi beberapa kelompok pelamar yang mungkin terkendala di seleksi sebelumnya. Ini menunjukkan adanya fleksibilitas dalam proses rekrutmen untuk mengakomodasi berbagai kondisi pelamar.
Salah satu kriteria tambahan yang penting adalah bagi pelamar yang sebelumnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada seleksi administrasi PPPK tahap 1. Bagi mereka yang TMS di tahap 1, diberikan kesempatan lagi untuk ikut serta dalam seleksi tahap 2 asalkan memenuhi persyaratan yang ditentukan. Kriteria tambahan lainnya berlaku untuk pelamar yang sebelumnya mendaftar PPPK tahap 1 tetapi tidak lolos seleksi administrasi CPNS 2024.
Terakhir, kriteria tambahan juga diberikan kepada pelamar yang belum pernah melamar pada seleksi pengadaan ASN sebelumnya, baik itu CPNS maupun PPPK. Ini memberikan kesempatan bagi para pencari kerja baru yang memenuhi kualifikasi untuk bisa mencoba peruntungannya di jalur PPPK. Kriteria tambahan ini dirancang untuk memperluas jangkauan rekrutmen dan memastikan formasi yang dibutuhkan bisa terisi oleh kandidat yang kompeten.
Optimalisasi Formasi: Siapa yang Diprioritaskan?¶
Pemerintah melalui Panselnas juga melakukan langkah strategis yang disebut optimalisasi formasi pada seleksi PPPK 2024 tahap 2. Optimalisasi ini dilakukan untuk memastikan formasi yang tersedia dapat terisi secara efisien dan memprioritaskan kelompok pelamar tertentu. Proses pengisian formasi ini punya urutan prioritas yang sudah ditetapkan.
Urutan prioritas pengisian formasi dimulai dari Pelamar Prioritas 1 (P1) Tahun 2021. Kelompok ini khususnya mencakup guru dan bidan D4 yang pada seleksi tahun 2021 lalu sudah memenuhi passing grade namun belum mendapatkan formasi. Mereka diberikan kesempatan pertama untuk mengisi formasi yang kosong di tahap 2 ini.
Setelah itu, prioritas diberikan kepada Eks Honorer Kategori 2 (THK2). Kelompok ini akan mengisi formasi kosong jika masih ada sisa setelah prioritas P1 terisi, dengan catatan kualifikasi mereka sesuai dengan formasi yang tersedia. Kemudian dilanjutkan dengan Pegawai dengan kode R2 dan R3 yang jabatan dan kualifikasinya cocok dengan formasi yang tersedia.
Prioritas berikutnya adalah tenaga Non-ASN dengan pengalaman kerja minimal dua tahun, yang merupakan kriteria utama pelamar tahap 2 secara umum. Terakhir, jika masih ada formasi yang belum terisi, prioritas akan diberikan kepada lulusan Prajabatan atau PPG yang melamar pada formasi yang sesuai. Sistem prioritas ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan apresiasi kepada mereka yang sudah lama mengabdi serta menjaring lulusan profesional baru.
Cara Cek Pengumuman Kelulusan PPPK 2024 Tahap 2¶
Nah, ini dia bagian yang paling ditunggu-tunggu: cara mengecek hasil kelulusanmu! Ada dua cara utama yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui status kelulusanmu pada seleksi PPPK 2024 Tahap 2 ini. Kedua cara ini merupakan kanal resmi yang disediakan oleh BKN dan instansi terkait.
Via Laman SSCASN BKN¶
Salah satu cara paling umum dan direkomendasikan adalah melalui laman resmi SSCASN BKN. Portal ini adalah pusat informasi terintegrasi untuk seluruh proses seleksi ASN. Pastikan koneksi internetmu stabil ya saat mengaksesnya agar proses pengecekan berjalan lancar.
Langkah pertama, buka browser di komputermu atau smartphone dan kunjungi laman https://sscasn.bkn.go.id/. Ini adalah alamat portal resmi pendaftaran dan pengumuman seleksi ASN. Setelah halaman terbuka, cari tombol “Login” atau “Masuk” yang biasanya terletak di pojok kanan atas halaman web. Klik tombol tersebut untuk melanjutkan ke halaman login.
Kamu akan diminta memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan password yang kamu gunakan saat mendaftar akun SSCASN dulu. Input data tersebut dengan benar dan teliti agar tidak terjadi kesalahan saat login. Setelah NIK dan password terisi, klik tombol “Masuk”. Jika berhasil login, kamu akan langsung diarahkan ke halaman yang menampilkan resume pendaftaranmu.
Di halaman resume pendaftaran itulah status kelulusanmu pada seleksi PPPK 2024 Tahap 2 akan ditampilkan secara jelas. Perhatikan baik-baik informasinya yang tertera. Kamu akan melihat keterangan apakah kamu dinyatakan “Lulus” atau “Tidak Lulus” pada formasi yang kamu lamar. Jika lulus, biasanya akan ada informasi tambahan mengenai tahap selanjutnya.
Via Website Resmi Instansi¶
Selain melalui portal SSCASN, peserta juga bisa memantau pengumuman kelulusan seleksi PPPK 2024 tahap 2 di website resmi instansi masing-masing. Banyak instansi pemerintah yang juga merilis pengumuman hasil seleksi secara mandiri di situs web mereka. Cara ini kadang lebih cepat atau menyediakan informasi detail yang spesifik untuk instansi tersebut.
Instansi biasanya merilis pengumuman lengkap dalam bentuk dokumen PDF yang bisa diunduh. Dokumen ini seringkali berisi daftar nama peserta yang lulus beserta detail formasi dan mungkin kode-kode status kelulusan. Jadi, jangan lupa cek juga situs web atau media sosial resmi instansi terkait secara berkala untuk informasi terbaru. Informasi di website instansi juga biasanya mencakup jadwal dan prosedur untuk tahapan selanjutnya bagi peserta yang lulus.
Menanti Hasil: Antara Harap dan Cemas¶
Masa penantian hasil seleksi PPPK ini memang penuh drama dan emosi bagi para pejuang ASN. Setiap pelamar pasti merasakan campur aduk antara harap-harap cemas menantikan pengumuman resmi. Bayangkan saja, ini adalah buah dari perjuangan panjang, mulai dari persiapan berkas yang teliti, belajar materi tes kompetensi, hingga menghadapi tekanan saat ujian CAT dan wawancara yang ketat. Semua upaya itu mengerucut pada satu momen pengumuman ini.
Banyak yang mungkin jadi sering buka tutup HP, refresh halaman web, ngecek grup chat teman seperjuangan, atau sekadar melamun memikirkan kemungkinan “gimana kalau…” atau “kalau lulus nanti gimana…”. Perasaan seperti ini sangat wajar kok, kamu tidak sendirian merasakannya. Ini menunjukkan betapa besar harapan yang kamu gantungkan pada proses seleksi ini.
Penting untuk diingat bahwa apa pun hasilnya nanti, itu adalah bagian dari proses dan takdir kariermu. Coba kelola rasa cemasmu dengan bijak. Alihkan perhatian dengan kegiatan positif, seperti berolahraga, menekuni hobi, atau berkumpul dengan keluarga dan teman. Berbicara dengan orang terdekat tentang perasaanmu juga bisa membantu meredakan ketegangan.
Tetaplah standby dan siap untuk mengecek hasilnya, tapi jangan biarkan kecemasan menguasai dirimu sepenuhnya. Yakinlah bahwa kamu sudah berusaha semaksimal mungkin. Hasil seleksi ini adalah penentuan, tetapi bukan akhir dari segalanya jika hasilnya belum sesuai harapan. Fokuskan energimu untuk menghadapi apa pun hasilnya dengan kepala dingin dan positif.
Menjaga kesehatan mental selama periode kritis ini juga krusial lho. Hindari terlalu membandingkan diri dengan orang lain atau mendengarkan rumor yang tidak jelas sumbernya. Setiap pelamar punya perjalanan dan kondisi yang berbeda-beda. Percayalah pada proses yang sudah kamu jalani dan tunggu hasil resminya dari sumber yang valid.
Memahami Kode Hasil Pengumuman¶
Saat kamu berhasil mengakses pengumuman hasil, baik di portal SSCASN maupun di dokumen PDF dari instansi, kamu mungkin akan menemukan kode-kode tertentu di samping namamu atau di tabel pengumuman. Kode-kode ini sangat penting karena menjelaskan status kelulusanmu secara lebih rinci dan teknis. Jangan buru-buru menarik kesimpulan sebelum kamu memahami arti setiap kode tersebut.
Misalnya, ada kode yang menunjukkan status “L” yang berarti kamu Lulus. Ada juga kode “TL” yang jelas menandakan Tidak Lulus. Namun, bisa juga ada kode lain seperti “MS” (Memenuhi Syarat) atau “TMS” (Tidak Memenuhi Syarat) yang mungkin merujuk pada status di tahapan seleksi sebelumnya yang tetap ditampilkan sebagai informasi. Pemahaman kode ini krusial untuk mengerti statusmu secara akurat.
Selain itu, bisa juga ada kode terkait prioritas pelamar (misalnya, kode yang menunjukkan kamu termasuk P1, THK2, Non-ASN, dll.) atau kode yang berkaitan dengan hasil optimalisasi formasi yang tadi kita bahas. Kode-kode ini memberikan konteks mengapa kamu dinyatakan lulus atau tidak lulus pada formasi tertentu.
Jangan buru-buru panik atau terlalu senang sebelum benar-benar memahami arti setiap kode yang tertera. Biasanya, penjelasan lengkap mengenai arti kode-kode ini disertakan dalam dokumen pengumuman resmi dari instansi atau BKN. Seringkali ada legenda atau glosarium di bagian bawah dokumen pengumuman yang menjelaskan arti setiap kode.
Luangkan waktu untuk membaca legenda atau penjelasan kode tersebut dengan teliti. Kalau setelah membaca masih ada yang kurang jelas atau membuatmu bingung, jangan ragu mencari informasi lebih lanjut. Kamu bisa mencoba mencari penjelasan di kanal resmi instansi atau BKN, atau bertanya di forum-forum resmi yang disediakan. Memahami arti kode dengan benar akan membantumu mengetahui statusmu secara pasti dan langkah apa yang harus diambil selanjutnya jika kamu dinyatakan lulus.
Jika Dinyatakan Lulus, Apa Langkah Selanjutnya?¶
Selamat yang luar biasa jika namamu ada di daftar kelulusan PPPK 2024 Tahap 2! Ini adalah momen yang sangat membahagiakan dan hasil dari kerja kerasmu. Namun, perlu diingat, perjalananmu belum sepenuhnya selesai lho. Ada beberapa langkah penting yang harus segera kamu lakukan setelah dinyatakan lulus di pengumuman hasil kompetensi.
Tahap selanjutnya yang paling krusial adalah pemberkasan. Kamu akan diminta mengumpulkan berbagai dokumen persyaratan administrasi yang akan digunakan untuk proses penetapan Nomor Induk (NI) PPPKmu. Dokumen-dokumen ini biasanya meliputi ijazah, transkrip nilai, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), surat keterangan sehat, surat bebas narkoba, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), dan dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan instansi dan BKN.
Penting sekali untuk memperhatikan detail informasi mengenai pemberkasan ini. Instansi tempat kamu melamar akan merilis pengumuman terpisah terkait jadwal, lokasi (jika fisik), cara pengumpulan (online/offline), dan daftar dokumen yang dibutuhkan. Pastikan kamu menyiapkan semua dokumen yang diminta dengan lengkap, teliti, dan sesuai format yang ditentukan. Jangan sampai ada dokumen yang kurang atau salah karena bisa menghambat prosesmu.
Setelah semua dokumen pemberkasanmu dinyatakan lengkap dan valid oleh instansi, proses akan dilanjutkan. Instansi akan mengusulkan Surat Keterangan Usul (SKU) dan data-data pendukung lainnya ke BKN untuk proses penetapan Nomor Induk (NI) PPPK. BKN akan melakukan verifikasi data dan menerbitkan NI PPPK.
Proses penetapan NI PPPK oleh BKN ini memerlukan waktu, jadi kamu perlu bersabar setelah menyerahkan berkas lengkap. Setelah NI PPPK terbit, barulah instansi akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatanmu sebagai PPPK. Intinya, setelah lulus pengumuman hasil kompetensi, fokus utamamu adalah memastikan semua administrasi pemberkasan berjalan lancar sesuai aturan dan jadwal yang ditetapkan. Jangan sampai ada kelalaian di tahap ini yang bisa menggagalkan perjuanganmu.
Jika Belum Berhasil Kali Ini…¶
Bagi kamu yang namanya belum tertera di daftar kelulusan pada seleksi PPPK Tahap 2 ini, jangan berkecil hati ya. Sangat wajar dan manusiawi jika merasa kecewa, sedih, atau bahkan frustrasi setelah berusaha keras dan berharap banyak. Beri dirimu waktu yang cukup untuk memproses perasaan tersebut, tidak apa-apa kok merasa tidak baik-baik saja untuk sementara.
Namun, penting untuk tidak larut dalam kekecewaan terlalu lama. Coba jadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi yang konstruktif untuk perbaikan ke depan. Identifikasi bagian mana yang mungkin perlu ditingkatkan. Apakah skor seleksi kompetensimu belum mencapai batas kelulusan? Adakah kendala saat seleksi administrasi atau wawancara? Mencari tahu kelemahan akan membantumu mempersiapkan diri lebih baik di masa mendatang.
Ingat, kegagalan hari ini bukanlah akhir dari segalanya. Peluang untuk mengabdi sebagai ASN atau meraih karier impianmu masih terbuka lebar. Mungkin akan ada rekrutmen PPPK di masa mendatang (pemerintah berkomitmen terus merekrut PPPK sesuai kebutuhan), atau seleksi CPNS, atau bahkan peluang karier yang sama baiknya di sektor lain yang mungkin lebih cocok untukmu.
Gunakan waktu jeda ini untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensimu. Cari tahu sumber belajar atau tryout yang lebih efektif untuk materi seleksi kompetensi. Ikuti pelatihan atau kursus yang relevan dengan bidang profesimu untuk menambah nilai jualmu. Perluas jaringan profesionalmu agar lebih banyak tahu peluang yang ada.
Tetap semangat dan terus belajar, karena usaha keras dan kemauan untuk berkembang tidak akan mengkhianati hasil pada akhirnya. Setiap tantangan dan “kegagalan” yang kamu hadapi adalah bagian dari proses pendewasaan diri dan penempaan mental. Bangkit, evaluasi, dan bersiaplah untuk menyambut kesempatan berikutnya dengan bekal yang lebih kuat dan matang! Kegigihan adalah kunci utama dalam meraih impian.
Tips Penting Saat Mengecek Hasil¶
Momen pengecekan hasil ini seringkali diiringi oleh banyaknya informasi yang beredar, baik yang valid maupun yang ternyata hanya hoaks. Oleh karena itu, sangat penting untuk berhati-hati dan teliti saat mencari tahu hasil kelulusanmu. Prioritaskan selalu pengecekan melalui kanal resmi yang sudah disebutkan: laman SSCASN BKN dan website resmi instansi tempat kamu melamar.
Sangat penting untuk waspada terhadap tautan atau informasi yang berasal dari sumber tidak jelas, apalagi jika tautan tersebut meminta kamu mengklik sesuatu yang mencurigakan, mengunduh file aneh, atau bahkan meminta data pribadi atau pembayaran dengan alasan tertentu. Penipuan terkait rekrutmen ASN seringkali terjadi, jadi pastikan kamu hanya mengakses portal dan dokumen resmi.
Saat membuka pengumuman, pastikan kamu dalam kondisi tenang agar bisa membaca informasinya dengan teliti tanpa terburu-buru. Cari namamu dan nomor pendaftaranmu (atau nomor peserta), lalu cocokkan dengan status kelulusan yang tertera di sampingnya. Teliti setiap baris dan kolom data untuk memastikan kamu tidak salah melihat atau salah membaca statusmu.
Jika saat mencoba akses laman SSCASN BKN ternyata sulit karena server ramai atau situs tidak bisa diakses, jangan panik. Ini adalah hal yang sangat wajar mengingat banyaknya peserta dari seluruh Indonesia yang mengakses secara bersamaan dalam periode pengumuman. Coba lagi beberapa saat kemudian, atau coba akses di waktu lain yang mungkin tidak terlalu sibuk seperti dini hari atau menjelang jam kerja.
Bersabarlah dalam proses ini. Status kelulusanmu tidak akan berubah karena kamu telat mengecek beberapa jam atau sehari. Yang terpenting adalah memastikan kamu mendapatkan informasi yang akurat dari sumber terpercaya dan membaca pengumuman dengan teliti. Jangan biarkan kepanikan membuatmu salah langkah atau termakan hoaks.
Mengapa Ada Tahap 2? Konteks Kebijakan¶
Mungkin ada di antara kamu yang bertanya-tanya, mengapa proses seleksi PPPK ini dilakukan dalam beberapa tahap, termasuk adanya seleksi Tahap 2? Secara umum, adanya seleksi dalam beberapa tahap seperti ini menunjukkan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan ASN (baik PNS maupun PPPK) secara lebih komprehensif dan bertahap sesuai dengan formasi yang tersedia dan prioritas kebutuhan instansi.
Tidak semua formasi yang dibuka mungkin terisi pada tahap pertama seleksi. Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti jumlah pelamar yang tidak memenuhi passing grade, adanya formasi yang tidak dilamar sama sekali, atau adanya pelamar yang lulus di tahap 1 namun mengundurkan diri atau tidak melengkapi pemberkasan. Oleh karena itu, seleksi Tahap 2 dibuka untuk mengisi kekosongan formasi yang tersisa atau yang baru tersedia.
Seleksi bertahap seperti ini juga memberikan kesempatan kedua bagi mereka yang belum berhasil di tahap sebelumnya, seperti pelamar yang TMS administrasi di tahap 1 atau pelamar dari jalur lain yang memenuhi kriteria tahap 2. Ini adalah bagian dari manajemen sumber daya manusia di sektor publik yang dinamis dan fleksibel. Tujuannya tentu untuk mendapatkan talenta-talenta terbaik yang paling sesuai untuk mengisi posisi di berbagai instansi pemerintah demi pelayanan publik yang lebih baik dan efisien.
Pemerintah memiliki target besar dalam pemenuhan kebutuhan ASN, terutama untuk sektor-sektor penting seperti pendidikan dan kesehatan. Adanya seleksi bertahap seperti PPPK Tahap 1, Tahap 2, dan kemungkinan seleksi di masa mendatang adalah bagian dari strategi besar pemerintah untuk mewujudkan target tersebut dan memberikan kepastian status bagi tenaga honorer yang sudah lama mengabdi.
Gimana, udah cek hasilnya? Bagikan pengalaman atau perasaanmu setelah mengecek pengumuman ini di kolom komentar ya! Semoga apa pun hasilnya, itu adalah yang terbaik untukmu. Tetap semangat!
Posting Komentar