Geger! 50 Peserta D Academy 7 Lolos Final, Jabar Kirim 8 Jagoan!
Dangdut Academy, ajang pencarian bakat paling hits di Indosiar, kembali bergulir di tahun 2025 ini. Program ini memang jadi magnet buat para talenta muda yang punya suara emas dan mimpi besar jadi bintang dangdut kenamaan. Setiap musimnya, D Academy selalu berhasil mencetak idola baru yang mewarnai blantika musik tanah air.
Melihat kesuksesan jebolan-jebolan sebelumnya seperti Lesti Kejora, Evi Masamba, hingga Sridevi dan Owan, tak heran antusiasme peserta di musim ketujuh ini luar biasa tinggi. Ribuan anak muda dari Sabang sampai Merauke berbondong-bondong mengikuti audisi demi meraih Golden Ticket impian. Tiket inilah yang menjadi kunci untuk melangkah ke babak selanjutnya.
Setelah melalui serangkaian audisi ketat, mulai dari Audisi 1 hingga Audisi 5 yang digelar maraton pada 9-13 Juni 2025, para juri akhirnya memilih nama-nama terbaik. Hanya mereka yang memiliki paket lengkap—suara merdu, cengkok khas, penampilan menarik, dan aura bintang—yang berhak mendapatkan Golden Ticket. Hasilnya, terpilihlah 50 peserta yang berhasil menaklukkan panggung audisi.
Kelima puluh peserta ini kini resmi melangkah ke babak final audisi D Academy 7. Mereka datang dari berbagai penjuru Nusantara, membawa keberagaman warna musik dangdut dari daerah masing-masing. Ini menunjukkan betapa kaya dan luasnya persebaran bakat dangdut di Indonesia.
Dari sekian banyak daerah yang mengirimkan wakilnya, Jawa Barat patut berbangga. Provinsi yang dikenal dengan seni dan budayanya yang kental ini berhasil meloloskan jumlah peserta yang signifikan. Tercatat ada 8 jagoan asal Jawa Barat yang siap bersaing di babak final audisi ini. Keberadaan mereka tentu menambah semarak persaingan dan menjadi harapan baru bagi para penggemar dangdut di tanah Pasundan.
Ini Dia Daftar Lengkap 50 Peserta yang Lolos!¶
Penasaran siapa saja 50 peserta beruntung yang berhasil mendapatkan Golden Ticket dan melaju ke babak final audisi D Academy 7? Berikut ini daftar lengkapnya berdasarkan asal daerah mereka:
| No. | Nama Peserta | Asal Daerah |
|---|---|---|
| 1 | Silfi Oktafia Safana | Magetan, Jawa Timur |
| 2 | Shekar Ali | Sukabumi, Jawa Barat |
| 3 | Anastasya Febrianti S. | Tangerang Selatan, Banten |
| 4 | Cahaya Syafitri | Pekanbaru, Riau |
| 5 | Sastra Wiguna | Cianjur, Jawa Barat |
| 6 | Sucy Aprilianti | Kolaka, Sulawesi Tenggara |
| 7 | Andi Syaqirah | Sidrap, Sulawesi Selatan |
| 8 | Bagus Andhika Maulana | Jakarta |
| 9 | Ulies Anugri (Elisa) | Pali, Sumatera Selatan |
| 10 | Saskia Novelia (Saskia) | Muaro Jambi, Jambi |
| 11 | Fanisa Harahap (Nisa) | Deli Serdang, Sumatera Ut. |
| 12 | Ari Al Muarif | Prabumulih, Sumatera Sel. |
| 13 | Salma Aulia Agustin | Bandung, Jawa Barat |
| 14 | Yusuf | Donggala, Sulawesi Tengah |
| 15 | Dinda Putri Asyinta | Asahan, Sumatera Utara |
| 16 | Aina Putri Nur Cahaya | Kutai Kartanegara, Kaltim |
| 17 | Cinta Varyantashya P. | Surakarta, Jawa Tengah |
| 18 | Dirli Rajak | Pohuwato, Gorontalo |
| 19 | Naldi | Kutai Timur, Kalimantan T. |
| 20 | Muhammad Rizki Aditiya | Prabumulih, Sumatera Sel. |
| 21 | Jihan Romandha | Lima Puluh Kota, Sumbar |
| 22 | Afriyani Mida Soleha | Cirebon, Jawa Barat |
| 23 | Muhammad Fadli Kurnia | Gowa, Sulawesi Selatan |
| 24 | Muhamad Whildan A. | Bogor, Jawa Barat |
| 25 | Rismawati | Polewali Mandar, Sulbar |
| 26 | Anjani Affrillian V. | Muara Enim, Sumatera Sel. |
| 27 | Tata Wijaya | Pandeglang, Banten |
| 28 | Kayla | Luwu, Sulawesi Selatan |
| 29 | Robi Aryanto | Jakarta |
| 30 | Karunia Dharmawati | Samarinda, Kalimantan T. |
| 31 | Muhammad Firgi R. | Bandung, Jawa Barat |
| 32 | Muhammad Nazwa | Tarakan, Kalimantan Utara |
| 33 | Chantika | Tarakan, Kalimantan Utara |
| 34 | Yuli Astuti | Kep. Bangka Belitung |
| 35 | Della Sawitri Anggr. | Prabumulih, Sumatera Sel. |
| 36 | Arya Saputra | Prabumulih, Sumatera Sel. |
| 37 | Zahratul Saddah | Tanjung Balai, Sumut |
| 38 | Kaila Khairunisa | Cianjur, Jawa Barat |
| 39 | Arbil Fahrizan | Tanjung Balai, Sumut |
| 40 | Mutia Imran | Mongiilo, Gorontalo |
| 41 | Ferdi | Polewali Mandar, Sulbar |
| 42 | Gita Genia Putri | Bandung, Jawa Barat |
| 43 | Mila Nurwati | (Tidak Disebutkan) |
| 44 | Jelsi Elviola | (Tidak Disebutkan) |
| 45 | Zhoriatul Hafiza | (Tidak Disebutkan) |
| 46 | Achmad Valen Akbar | Pamekasan, Jawa Timur |
| 47 | Irfan Winaya | Pandeglang, Banten |
| 48 | Putri Ananstasya | Bombana, Sulawesi Tenggara |
| 49 | Muhammad Ilham | Kolaka, Sulawesi Tenggara |
| 50 | Dera Amanda Saputri | Muaro Jambi, Jambi |
Catatan: Beberapa nama peserta pada nomor 43, 44, dan 45 tidak mencantumkan asal daerah dalam daftar asli.
Representasi dari Seluruh Nusantara¶
Melihat daftar di atas, jelas terlihat bahwa 50 peserta yang lolos ini datang dari berbagai sudut Indonesia. Ada perwakilan kuat dari Sumatera seperti Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Barat, dan Kepulauan Bangka Belitung. Sulawesi juga mengirimkan banyak delegasi dari Sulawesi Selatan, Tenggara, Tengah, dan Barat. Tak ketinggalan Kalimantan dengan wakil dari Timur dan Utara, serta Jawa dan Banten.
Keberagaman ini menjadi salah satu daya tarik D Academy. Para peserta membawa warna musik dan logat daerah masing-masing, menciptakan kolaborasi unik di panggung. Ini bukan hanya tentang mencari penyanyi dangdut terbaik, tapi juga ajang promosi kekayaan budaya Indonesia melalui musik. Setiap peserta punya cerita dan latar belakang unik yang menarik untuk disimak.
Kontingen Tangguh dari Jawa Barat¶
Secara khusus, provinsi Jawa Barat menunjukkan kekuatannya dengan meloloskan delapan peserta. Mereka berasal dari berbagai kota/kabupaten di Jabar, yaitu Sukabumi, Cianjur, Bandung, Cirebon, dan Bogor. Ini membuktikan bahwa bibit-bibit unggul penyanyi dangdut tersebar merata di seluruh penjuru Jawa Barat.
Kedelapan jagoan Jabar tersebut adalah Shekar Ali (Sukabumi), Sastra Wiguna (Cianjur), Salma Aulia Agustin (Bandung), Afriyani Mida Soleha (Cirebon), Muhamad Whildan Adhito (Bogor), Muhammad Firgi Ramadani (Bandung), Kaila Khairunisa (Cianjur), dan Gita Genia Putri (Bandung). Mereka semua membawa harapan besar untuk bisa mengharumkan nama daerahnya di kancah nasional. Persaingan internal sesama wakil Jabar pun tentu akan menarik untuk disaksikan.
Langkah Menuju Bintang: Babak Final Audisi¶
Lolos ke babak final audisi adalah pencapaian luar biasa bagi ke-50 peserta ini. Ini adalah tahap krusial yang menentukan siapa saja yang berhak masuk ke babak konser sesungguhnya. Tingkat persaingan di babak ini dipastikan akan jauh lebih ketat dibandingkan audisi awal. Mereka harus menampilkan performa terbaik di hadapan para juri yang semakin selektif.
Menurut informasi dari Indosiar, babak final audisi ini akan mulai ditayangkan pada 16 Juni 2025. Ke-50 peserta ini akan dibagi ke dalam 8 grup. Masing-masing grup akan tampil dan dinilai secara terpisah. Ini memberi kesempatan bagi juri untuk melihat potensi setiap peserta lebih dalam dan membuat keputusan yang tepat. Format grup ini juga mungkin akan menampilkan dinamika menarik di antara para kontestan.
Asa dan Mimpi yang Menggantung Tinggi¶
Bagi 50 peserta ini, panggung D Academy bukan sekadar kompetisi bernyanyi, melainkan jalan menuju mimpi dan mengubah nasib. Mereka datang dengan beragam latar belakang, namun punya satu kesamaan: passion yang besar terhadap musik dangdut dan keinginan kuat untuk menjadi seorang superstar. Setiap not yang mereka nyanyikan, setiap cengkok yang dikeluarkan, adalah wujud dari kerja keras dan harapan.
Mencapai tahap ini saja sudah merupakan prestasi yang membanggakan. Mereka telah mengalahkan ribuan pesaing lainnya di tahap audisi awal. Namun, perjalanan masih panjang. Babak final audisi adalah tantangan berikutnya yang harus dihadapi. Di panggung ini, mental dan kemampuan vokal mereka akan kembali diuji secara maksimal.
Persaingan yang Semakin Memanas¶
Dengan hanya tersisa 50 peserta, persaingan di D Academy 7 dipastikan akan semakin memanas. Kualitas vokal dan penampilan mereka rata-rata sudah di atas standar. Faktor-faktor seperti stage act, interaksi dengan juri, dan kemampuan membawakan lagu dengan aransemen yang berbeda akan sangat menentukan. Para juri legendaris tentu akan memberikan penilaian yang objektif dan membangun.
Para kontestan juga harus siap menghadapi tekanan dan stress kompetisi. Dukungan dari keluarga, teman, dan penggemar di daerah asal akan sangat berarti bagi mereka. Masing-masing peserta akan berusaha keras untuk tampil maksimal, menampilkan keunikan mereka, dan memikat hati juri serta pemirsa di rumah.
Menantikan Bintang Baru Lahir¶
D Academy telah membuktikan diri sebagai kawah candradimuka bagi penyanyi dangdut masa depan. Nama-nama besar yang kini populer di industri musik lahir dari panggung ini. Ke-50 peserta ini berkesempatan mengikuti jejak para senior mereka. Potensi mereka untuk menjadi bintang baru sangat terbuka lebar.
Kita semua menantikan, dari 50 talenta luar biasa ini, siapa saja yang akhirnya akan berhasil masuk ke babak konser dan bersaing memperebutkan gelar Juara D Academy 7. Dukungan dari masyarakat akan sangat mempengaruhi perjalanan mereka di panggung ini. Jangan lewatkan setiap penampilan mereka di babak final audisi!
Siapa di antara 50 peserta ini yang jadi jagoanmu? Apakah ada wakil dari daerahmu? Bagikan pendapat dan dukung idol favoritmu di kolom komentar di bawah!
Posting Komentar