Vans Old Skool Party: Nostalgia & Gaya Ikonik dalam Satu Acara!

Table of Contents

Sejak pertama kali dirilis pada tahun 1977, Vans Old Skool telah membuktikan dirinya lebih dari sekadar sepatu biasa. Siluet ikonik ini berhasil melintasi berbagai era, menembus batasan tren mode, dan mengukuhkan posisinya sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya pop global. Awalnya diciptakan untuk memenuhi kebutuhan para skateboarder yang membutuhkan sepatu tahan lama, Old Skool dengan cepat diadopsi oleh berbagai komunitas lain berkat desainnya yang simpel namun penuh karakter, terutama dengan ciri khas side stripe atau “jazz stripe” yang legendaris.

Perjalanan Vans Old Skool sangatlah kaya, diwarnai dengan berbagai cerita dan kolaborasi yang tak terhitung jumlahnya. Sepatu ini telah menjadi kanvas bagi ekspresi diri bagi banyak orang, mulai dari musisi legendaris, seniman visual yang inovatif, selebritas papan atas, hingga tentu saja para rider skateboard di seluruh dunia yang terus mendorong batas kemampuan mereka. Setiap pasang Old Skool seolah menyimpan kenangan dari setiap langkah, setiap trik, dan setiap impian yang diperjuangkan oleh penggunanya, menjadikannya simbol dari perjalanan panjang penuh semangat dan determinasi.

Untuk merayakan warisan panjang dan keberadaan siluet paling ikonik ini, Vans mempersembahkan sebuah perhelatan istimewa bertajuk The Vans Old Skool Block Party. Acara ini dirancang sebagai wadah bagi para penggemar dan komunitas Vans untuk berkumpul, bersenang-senang, dan merasakan kembali denyut nadi budaya yang diwakili oleh Old Skool. Setelah sukses singgah di Yongsan, Korea Selatan, dan Kabukicho, Jepang, kini giliran Jakarta, Indonesia, yang terpilih menjadi kota ketiga di dunia yang menjadi tuan rumah acara akbar ini, menunjukkan betapa pentingnya komunitas Vans di Tanah Air.

Pemilihan lokasi acara pun tidak sembarangan. Vans Old Skool Block Party mengambil alih seluruh area M Bloc Space Jakarta, sebuah tempat yang telah menjelma menjadi salah satu pusat kreativitas dan budaya paling penting di Jakarta Selatan. Dengan arsitekturnya yang unik dan atmosfernya yang selalu hidup, M Bloc Space menjadi latar yang sempurna untuk menyatukan berbagai elemen budaya yang erat kaitannya dengan Vans, mulai dari musik, seni, skateboard, hingga gaya hidup. Suasana di M Bloc yang industrial namun hangat sangat pas dengan vibe otentik yang ingin dihadirkan Vans dalam acara ini.

Setibanya di M Bloc, pengunjung langsung disambut dengan berbagai keseruan yang terbagi dalam tiga area utama: Lobby Area, Mural Area, dan Live House. Setiap area menawarkan pengalaman berbeda melalui berbagai pertunjukan, instalasi seni, konten visual, dan aktivitas interaktif yang telah disiapkan dengan matang oleh tim Vans Indonesia. Saat melangkahkan kaki pertama kali, perhatian pengunjung pasti akan langsung tertuju pada Vans Pop Up Store yang berdiri gagah di Lobby Area.

Vans Pop Up Store menjadi daya tarik utama di bagian depan acara, menampilkan berbagai koleksi sepatu Vans, khususnya tentu saja Vans Old Skool, termasuk beberapa rilisan eksklusif yang hanya bisa didapatkan di acara ini. Pengunjung bisa melihat langsung berbagai varian Old Skool, mulai dari warna klasik yang tak lekang dimakan waktu, hingga edisi khusus dengan material atau kolaborasi unik. Suasana toko ini dipenuhi antusiasme para kolektor dan penggemar yang berburu item incaran mereka, merasakan langsung tekstur kanvas dan suede khas Old Skool, serta mencoba sepatu yang telah menjadi bagian dari identitas mereka.

Di area Lobby ini pula, sebuah instalasi khusus yang menyentuh hati telah disiapkan untuk mengenang kepergian Ricky Siahaan, sosok penting dalam skena musik dan budaya Indonesia. Instalasi ini menampilkan papan bunga sebagai simbol penghormatan, beberapa foto kenangan yang memperlihatkan kedekatan Ricky dengan komunitas, serta karya seni khusus yang dibuat untuk kesempatan ini. Kehadiran instalasi ini menjadi pengingat bahwa Vans Block Party bukan hanya tentang sepatu atau pesta, tetapi juga tentang komunitas dan ikatan kuat yang terjalin di dalamnya, termasuk mengenang mereka yang telah berkontribusi besar.

Beranjak ke M Bloc Mural Area, suasana berubah menjadi lebih santai dan komunal. Area ini didesain sebagai ruang berkumpul bagi keluarga besar Vans Indonesia, tempat mereka bisa saling sapa, bercengkrama, dan menikmati kebersamaan dalam atmosfer yang hangat. Dinding-dinding di area ini dihiasi dengan mural dan instalasi seni yang merefleksikan semangat Vans dan budaya jalanan.

Salah satu elemen nostalgia yang paling dinantikan di area ini adalah suguhan legendaris dari “Es Cekek” Vans. Gerai minuman ini menyajikan berbagai minuman “old school” yang disajikan secara gratis untuk siapa saja yang hadir, menambahkan sentuhan kejutan dan kenangan manis dari masa lalu. Bayangkan segelas minuman dingin yang mengingatkan pada jajanan masa kecil, dinikmati sambil duduk santai dan mengobrol dengan teman-teman, itu adalah esensi dari kebersamaan di Vans Old Skool Block Party.

Selain itu, M Bloc Mural Area juga diramaikan dengan barisan tenant pilihan yang menjual berbagai memorabilia dan merchandise terbaik. Pengunjung memiliki kesempatan untuk membeli barang-barang unik dari brand-brand lokal yang memiliki kedekatan dengan budaya Vans, seperti Lawless Jakarta, SDY Apparel, serta Ruang Riung Baceprot. Kehadiran tenant ini tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga mendukung ekosistem kreatif lokal dan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk membawa pulang kenang-kenangan otentik dari acara ini.

Bagi mereka yang memiliki passion pada dunia fingerboard, kawan-kawan dari komunitas Fingerdex turut hadir menyelenggarakan Fun Games. Aktivitas ini menjadi bukti bahwa Vans merangkul semua elemen dalam budaya skate, bahkan dalam bentuk mini sekalipun. Melihat para pemain fingerboard menunjukkan trik-trik lincah di papan mini mereka menambah keseruan dan menunjukkan dedikasi komunitas ini pada olahraga dan budaya skate, sekecil apapun wujudnya.

Bagian pamungkas dari seluruh rangkaian acara ini berpusat di M Bloc Live House. Area ini menjadi panggung utama untuk pertunjukan musik dan pemutaran film yang telah disiapkan khusus. Atmosfer di Live House terasa penuh antisipasi, dipenuhi penggemar yang siap berpesta sekaligus merenung. Lampu-lampu sorot dan sistem suara yang mumpuni menciptakan setting yang sempurna untuk malam penuh kenangan dan energi.

Di awal sesi Live House, Vans mendedikasikan momen khusus untuk memberikan tanda penghormatan yang mendalam kepada Ricky Siahaan. Sesi ini diawali dengan suasana haru, mengenang kontribusi dan persahabatan yang telah terjalin. Ricky bukan hanya musisi, tapi juga anggota penting dari keluarga besar Vans Indonesia dan komunitas Senayan Skateboarders. Penghormatan ini terasa sangat personal dan tulus, merefleksikan kuatnya ikatan kekeluargaan dalam komunitas Vans.

Sebagai bagian dari penghormatan tersebut, Vans kembali menayangkan film dokumenter “Selamanyaa” dalam versi extended. Film ini pertama kali dirilis pada saat Vans Go Skateboarding Day 2024 lalu, sebagai perayaan ulang tahun ke-30 komunitas Senayan Skateboarders. Versi yang ditayangkan di Block Party ini hadir dengan penambahan durasi dan format terbaru, termasuk memuat footage yang merekam mendiang Ricky Siahaan saat beraktivitas sebagai salah satu anggota Senayan Skateboarders. Menonton film ini di tengah komunitas terasa sangat emosional, mengingatkan kembali momen-momen berharga dan semangat kebersamaan yang terus hidup. Film ini menjadi bukti visual dari warisan Ricky dan semangat skate yang tak pernah padam.

Setelah momen refleksi, Live House bersiap untuk berpesta. Panggung diambil alih oleh jajaran musisi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan Vans di Indonesia, siap meleburkan esensi berbagai genre musik dan menghidupkan suasana. Lineup yang dipilih merefleksikan keberagaman dan kualitas talenta yang didukung oleh Vans.

Penampilan dimulai oleh Voice Of Baceprot (VOB), trio metal asal Garut, Jawa Barat, yang kini telah mendunia dan menjadi Global Brand Ambassador Vans. Dibentuk oleh Marsya (Gitar/Vokal), Widi (Bass), dan Sitti (Drum), VOB dikenal tidak hanya karena musik metal mereka yang energik, tetapi juga pesan-pesan kuat yang mereka sampaikan. Pencapaian VOB sungguh luar biasa, dari menjadi penampil di festival internasional bergengsi seperti Wacken Open Air 2022, menjalani tur Eropa dan Amerika yang sukses, hingga mencetak sejarah sebagai band pertama asal Indonesia yang tampil di panggung legendaris Glastonbury 2024. Aksi panggung mereka di Vans Old Skool Block Party penuh semangat, membawakan lagu-lagu yang kerap menyuarakan pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, dan isu-isu sosial penting lainnya, menunjukkan bahwa musik bisa menjadi medium perubahan. Keberadaan mereka di panggung ini menegaskan komitmen Vans dalam mendukung talenta otentik dan relevan.

Sebagai penutup hari yang panjang yang dipenuhi campuran rasa haru, tawa, kebersamaan, dan rindu, Hindia (nama panggung dari Basuki Baskoro) tampil sebagai wajah baru yang mewakili Vans di Indonesia. Hindia memberikan penampilan terbaiknya untuk mengakhiri Vans Old Skool Block Party Jakarta. Karir solo Hindia, yang juga dikenal sebagai vokalis dari band .Feast, memang melesat kencang dalam beberapa tahun terakhir. Gaya bermusiknya yang unik, perpaduan antara pop, rock alternatif, dan sentuhan elektronik, berpadu dengan lirik-liriknya yang sangat personal namun relevan dengan kehidupan banyak anak muda saat ini, membuatnya dianggap sebagai salah satu suara penting di skena musik modern Indonesia.

Hindia telah menelurkan dua album solo fenomenal dan baru saja merilis mixtape berjudul “Doves 25’ on Blank Canvas”, yang semuanya mendapat sambutan hangat dari pendengar musik. Di panggung Vans Old Skool Block Party, Hindia membawakan lagu-lagu hitsnya yang diiringi sorakan dan nyanyian bersama dari para penggemar. Penampilannya menjadi simbol dari perayaan ekspresi diri melalui musik, sesuatu yang sangat sejalan dengan filosofi Vans. Hindia sendiri merupakan bagian dari campaign global Vans bertajuk “Feel Something New” yang menyoroti koleksi Old Skool Premium, menunjukkan kedekatan dan kolaborasi erat antara sang musisi dan brand sepatu ikonik ini.

Malam itu di M Bloc Live House ditutup dengan energi positif yang mengalir dari panggung ke penonton, meninggalkan kesan mendalam tentang kekuatan musik dalam menyatukan orang dan merayakan budaya. Vans Old Skool Block Party Jakarta berhasil menjadi wadah yang mempertemukan berbagai elemen – nostalgia masa lalu yang diwakili oleh sejarah Old Skool, gaya ikonik yang terus berevolusi, semangat komunitas yang kuat, penghormatan tulus kepada para tokoh, serta penampilan memukau dari musisi yang relevan dengan generasi sekarang. Acara ini bukan hanya tentang sepatu, tetapi tentang cerita, orang-orang, dan budaya yang terus hidup dan berkembang bersama Vans Old Skool. Nantikan kejutan kolaborasi selanjutnya dari Vans dan Hindia yang dikabarkan akan hadir di awal bulan Mei 2025.

Apa kenangan Old Skool favoritmu? Atau pengalaman seru di acara Vans Block Party kemarin? Ceritakan di kolom komentar!

Posting Komentar