Telkom Luncurkan Jurus Ampuh Cyber Security: Data Aman di Semua Lini!

Table of Contents

Telkom Luncurkan Jurus Ampuh Cyber Security

Jakarta - Beda nih sama penyedia solusi keamanan siber kebanyakan, Telkom lewat Telkom Solution punya layanan cyber security yang jago banget. Mereka bisa kasih perlindungan yang end-to-end, alias dari ujung ke ujung. Nggak cuma ngamanin perangkat atau jaringan aja, tapi sampai ke data penting dan bahkan sumber daya manusianya (SDM) juga ikut diperhatiin. Ini yang bikin beda!

Solusi Komplet buat Keamanan Siber

Jadi, solusi cyber security dari Telkom itu nggak cuma nembak satu atau dua titik aja. Mereka hadir buat saling melengkapi di setiap lapisan keamanan siber. Kebanyakan solusi lain kan biasanya fokus cuma di satu lapisan, misalnya cuma jaringan atau network. Nah, Telkom Solution ini nggak gitu, mereka lengkap banget.

Menurut Radian Muhammad, Guardian Cyber Security Telkom Solution, solusi yang mereka tawarkan ini bener-bener melengkapi di setiap layer. “Solusi yang kita hadirkan ini sebetulnya saling melengkapi ya, untuk setiap layer cyber security,” kata Radian. “Biasanya kan cyber security itu implementasinya hanya di beberapa layer saja, misalnya network saja, tapi solusi kita ini saling melengkapi tidak hanya di network namun juga di human layer,” tambahnya santai.

Ini penting banget, lho! Kenapa? Karena serangan siber itu bisa datang dari mana aja, nggak cuma dari luar jaringan, tapi juga bisa dari kelemahan di perangkat yang dipakai pengguna atau bahkan dari kelalaian manusia itu sendiri. Makanya, perlindungan yang menyeluruh itu jadi kunci utama. Telkom sadar banget soal ini.

Selain perlindungan di level jaringan dan SDM, ada juga lapisan perlindungan di endpoint. Radian menjelaskan, “Di layer selanjutnya yang endpoint itu ada endpoint detection untuk menghindari serangan seperti nyentuh langsung ke perangkat pengguna.” Ini buat ngelawan serangan yang langsung menyerang komputer atau smartphone yang dipakai kerja.

Nggak cuma itu, perlindungan Telkom juga nyentuh level aplikasi dan data. “Nah, selain itu ada juga seperti cloud access, data privacy,” lanjut Radian. Dia bilang, perlindungan ini levelnya udah di application layer. Tujuannya, biar bisa mengisolasi serangan-serangan yang masuk ke aplikasi atau database penting perusahaan. Jadi, data aman, aplikasi juga nggak gampang ditembus.

Sinergi Anak Usaha: Digiserve dan Telkom Sigma

Buat mewujudkan solusi cyber security yang komprehensif ini, Telkom Solution nggak jalan sendirian. Mereka menggabungkan kekuatan dari anak-anak usahanya. Ada Digiserve dan Telkom Sigma yang ikut berkontribusi memperluas cakupan solusi keamanan ini. Kolaborasi ini bikin Telkom makin kuat di pasar solusi digital, khususnya keamanan siber.

Digiserve punya jurus ampuh yang namanya Cyber Threat Intelligence. Ini semacam layanan mata-mata siber, tapi buat kebaikan. Layanan ini bisa menilai seberapa kuat postur keamanan sebuah sistem IT dari sudut pandang luar. Jadi, mereka bisa mendeteksi kerentanan sistem dari luar sebelum para peretas jahat menemukannya. Ini penting banget buat pencegahan dini. Radian menjelaskan, “Digiserve menghadirkan Cyber Threat Intelligence, sebuah layanan intelijen siber yang dapat menilai postur keamanan dari perspektif eksternal-mendeteksi kerentanan sistem IT dari luar sebelum dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab.”

Sementara itu, TelkomSigma nggak kalah jago. Mereka nyumbang dua solusi unggulan. Yang pertama, ada Prisma Access Browser dari Palo Alto. Solusi ini canggih banget, dia bisa mengatur akses pengguna ke berbagai aplikasi atau sumber daya sesuai dengan kebijakan keamanan perusahaan. Jadi, tiap karyawan cuma bisa akses apa yang memang jadi haknya, ini meminimalkan risiko kebocoran data atau akses nggak sah.

Yang kedua dari TelkomSigma adalah Web Application and API Protection (WAAP) dari F5. Solusi ini didesain khusus buat ngamanin sistem yang basisnya API, atau Application Programming Interface. Kenapa API penting banget sekarang? Karena di era ‘ekonomi API’ ini, banyak sistem yang saling terhubung dan bertukar data lewat API. Kalau API-nya nggak aman, data bisa bocor atau disalahgunakan. WAAP ini jadi garda depan buat ngelindungin API dari serangan.

Dengan kolaborasi antara Telkom Solution, Digiserve, dan TelkomSigma, Telkom bisa menawarkan solusi cyber security yang beneran beda. Mereka nggak cuma jual produk, tapi jual ekosistem keamanan yang saling terhubung dan melindungi dari berbagai arah. Ini yang bikin mereka unggul dibandingkan pemain lain yang mungkin cuma fokus di satu area spesifik aja. Radian menegaskan bahwa pengamanan di seluruh lapisan ini yang bikin solusi Telkom ini beda dan bisa dipakai sama semua pihak buat ngadepin serangan siber yang lagi marak banget belakangan ini.

Pentingnya Perlindungan Menyeluruh di Era Digital

Kita semua tahu, serangan siber makin hari makin canggih dan bervariasi. Mulai dari phishing yang nyasar ke human layer, malware atau ransomware yang nyerang endpoint dan data, sampe serangan yang ngincer kerentanan di jaringan atau aplikasi. Kalau perlindungannya cuma separuh-separuh, sama aja bohong. Ibarat ngunci pintu depan tapi jendela belakang dibiarin kebuka lebar.

Disinilah keunggulan solusi Telkom Solution kelihatan. Mereka literally nutup semua celah potensial. Dari sisi SDM, mungkin lewat edukasi atau sistem otentikasi yang kuat. Di sisi perangkat, dengan endpoint detection yang bisa ngasih peringatan dini. Di sisi jaringan, dengan firewall dan sistem deteksi intrusi yang mumpuni. Di sisi aplikasi dan data, dengan perlindungan khusus buat API dan database. Ini bener-bener strategi pertahanan berlapis yang kokoh.

Bayangin aja, sebuah perusahaan udah pasang firewall paling canggih (jaringan aman), tapi karyawannya nggak diedukasi soal phishing. Lalu ada email jebakan masuk, karyawan ngeklik, dan malware pun nyebar ke seluruh jaringan lewat endpoint (perangkat). Atau, perusahaan udah ngamanin jaringan dan perangkat, tapi API buat integrasi sama pihak ketiga ternyata ada celah. Data pelanggan bisa aja nyebar.

Diagram berikut ini mungkin bisa ngasih gambaran gimana solusi Telkom ini bekerja secara berlapis:

```mermaid
graph TD
A[Serangan Siber] → B(Perlindungan Human Layer)
A → C(Perlindungan Endpoint)
A → D(Perlindungan Jaringan)
A → E(Perlindungan Aplikasi & Data)
B → F(Telkom Solution: Edukasi, IAM*)
C → G(Telkom Solution: Endpoint Detection)
D → H(Telkom Solution: Firewall, Intrusion Detection)
E → I(Telkom Solution: WAAP, Data Privacy)
F → J(Sistem Aman)
G → J
H → J
I → J
J → K(Bisnis Aman)

subgraph Telkom Solution Comprehensive Security
B
C
D
E
end

subgraph Specific Solutions
F
G
H
I
end

Note: *IAM = Identity and Access Management

```
(Diagram ini ilustrasi aja ya, buat ngasih gambaran kompleksitasnya)

Strategi perlindungan dari Telkom ini memastikan setiap komponen sistem digital sebuah bisnis punya tamengnya masing-masing, dan tameng-tameng itu saling bekerja sama. Ini bukan cuma soal teknologi, tapi juga soal membangun kesadaran dan proses yang aman di seluruh organisasi. Makanya, human layer jadi salah satu fokus utama, karena seringkali, kelemahan terbesar dalam sistem keamanan adalah manusianya sendiri.

Pengalaman Langsung di Xperience Center Digiland 2025

Nah, solusi cyber security yang keren ini nggak cuma dipamerin di brosur atau presentasi aja. Telkom Solution ngasih kesempatan ke pengunjung buat liat dan ngerasain langsung di Xperience Center mereka. Xperience Center ini bagian dari acara gede yang diadain Telkom, namanya Digiland 2025. Acaranya sendiri diadain di Istora Jakarta.

Solusi keamanan siber ini cuma satu dari tiga solusi unggulan yang dipamerin di sana. Dua solusi lainnya nggak kalah menarik, ada yang berkaitan sama Artificial Intelligence (AI) dan juga Connectivity. Jadi, di satu tempat, pengunjung bisa liat gimana Telkom bisa bantu transformasi digital bisnis dari berbagai sisi: konektivitas, kecerdasan buatan, dan keamanan siber.

Lewat Xperience Center ini, Telkom Solution bareng Indibiz (lini bisnis Telkom buat segmen B2B) pengen ngasih pengalaman yang beda. Mereka mau nunjukin ke market Business to Business (B2B), gimana solusi digital mereka bisa bener-bener ngebantu bisnis. Konsepnya bukan cuma liat-liat, tapi merasain langsung manfaatnya.

Xperience Center-nya sendiri dibikin dengan desain yang futuristik. Tampilannya visualnya dinamis dan terstruktur rapi. Desain ini bukan asal-asalan, lho. Dia merepresentasikan gimana teknologi digital itu fleksibel, inovatif, dan bisa disesuaikan ukurannya (skalabilitas) sesuai kebutuhan bisnis. Jadi, begitu masuk, pengunjung udah langsung kebawa suasana digital yang canggih.

Di sini, pengunjung bisa langsung nyoba simulasi. Misalnya, simulasi gimana solusi cyber security Telkom ngelindungin sistem mereka dari serangan. Atau simulasi gimana AI bisa bantu operasional bisnis. Ada juga simulasi sistem komunikasi internal yang efektif, sampe manajemen SDM dan keuangan yang udah berbasis teknologi canggih. Rasanya kayak nyobain langsung masa depan bisnis gitu!

Konsep yang diusung Telkom di Xperience Center ini emang pinter banget. Mereka nggak cuma nunjukin sisi kerennya teknologi dari segi estetika atau interaktivitas. Tapi, mereka juga fokus buat ngasih edukasi. Mereka pengen memperjelas manfaat konkret dari setiap solusi yang ditawarin. Lewat pendekatan experience based ini, Indibiz mau buktiin bahwa transformasi digital itu bukan sekadar omongan doang. Itu solusi nyata yang gampang diakses dan bisa langsung diterapin sama pelaku bisnis di Indonesia, dari yang kecil sampe yang gede.

Digiland 2025 ini jadi ajang yang strategis banget buat Telkom Solution dan Indibiz. Ini kesempatan emas buat mereka nunjukin ke publik dan calon pelanggan, inovasi-inovasi terbaru apa aja yang udah mereka siapin. Semua inovasi ini tujuannya satu: mendukung percepatan transformasi digital buat bisnis-bisnis di Indonesia. Jadi, harapannya, makin banyak bisnis yang melek digital dan tentunya makin aman dari ancaman siber.

Intinya, solusi cyber security Telkom ini nggak main-main. Mereka nawarin perlindungan yang komprehensif banget, dari manusia sampe data. Dengan kolaborasi anak usaha dan pendekatan yang experience based kayak di Digiland 2025, Telkom nunjukin keseriusan mereka buat jadi mitra terpercaya bisnis di era digital yang penuh tantangan ini. Keamanan siber ini kan fondasi penting buat bisnis yang mau maju di masa depan.

Gimana pendapat kalian soal pendekatan end-to-end Telkom ini? Menurut kalian, bagian mana dari solusi cyber security yang paling penting buat bisnis di Indonesia sekarang? Yuk, share opini kalian di kolom komentar!

Posting Komentar