Lee Je Hoon Bocorkan 'The Art of Negotiation' Bakal Lanjut Sampai 5 Season?!

Table of Contents

Drama Korea The Art of Negotiation baru aja kelar nih episode terakhirnya. Buat yang udah ngikutin, pasti tau dong Lee Je Hoon main jadi siapa? Yup, Yoon Joo No, si jagoan merger dan negosiasi yang kerjaannya beresin masalah keuangan Sanin Group.

Nah, abis dramanya tamat dengan 12 episode, Lee Je Hoon ternyata punya harapan tinggi banget buat The Art of Negotiation. Dia malah pengen drama ini lanjut sampai season selanjutnya. Katanya sih, ceritanya emang punya potensi buat dikembangin jadi lima season sekaligus! Gokil, kan? Penasaran kenapa Lee Je Hoon bisa mikir gitu? Yuk, kita bahas lebih lanjut!

1. Krisis Sanin Group Belum Kelar, Masih Banyak Bahan Buat Season Lanjutan

Lee Je Hoon di The Art of Negotiation

Buat yang udah nonton The Art of Negotiation, pasti setuju deh kalau masalah Sanin Group itu kompleks banget. Dalam 12 episode aja, kita udah disuguhin berbagai masalah kayak penggelapan dana, CEO yang kurang kredibel, sampai jual anak perusahaan yang profit buat nutup utang. Beuh, ruwet banget pokoknya!

Lee Je Hoon sendiri ngerasa cerita kayak gini tuh sayang banget kalau cuma berhenti di satu season. Dia bilang, “Karena utang Grup Sanin belum sepenuhnya terselesaikan, kemungkinan untuk menulis cerita lanjutan masih terbuka lebar. Saya menjadi salah satu yang berharap agar cerita lanjutannya ditulis,” katanya, dikutip dari Xports News. Bener juga sih, masalah segede itu kayaknya nggak mungkin kelar gitu aja dalam semusim.

2. Bayangin Aja, ‘The Art of Negotiation’ Bisa Jadi 5 Season Kayak Drama Amrik!

Lee Je Hoon Senyum

Nggak tanggung-tanggung, Lee Je Hoon malah ngarep The Art of Negotiation bisa sampai lima season! Wow, ambisius banget ya? Tapi ternyata, dia punya alasan kuat lho. Menurutnya, drama ini punya potensi buat dikembangin kayak serial Amerika yang panjang banget season-nya.

“Karya ini adalah cerita yang bisa berlanjut lebih dari lima season seperti karya Amerika, jika perusahaan produksi dan stasiun penyiaran memiliki kemauan untuk mengerjakannya. Saya harap mereka akan mendengarkan pendapat pemirsa dan membuat season baru,” jelas Lee Je Hoon, masih dari Xports News.

Salah satu faktor yang bikin Lee Je Hoon optimis adalah rating drama ini yang lumayan tinggi, bahkan sempat nyentuh dua digit menjelang episode terakhir. Dia ngerasa materi cerita The Art of Negotiation itu spesial dan universal, meskipun awalnya mungkin agak susah dipahami. Tapi ternyata, banyak penonton yang akhirnya suka dan ngikutin dramanya sampai akhir.

3. Rating Episode Terakhir Meledak, Lee Je Hoon Auto Girang!

Lee Je Hoon Kaget

Nah, ini nih yang bikin Lee Je Hoon makin semangat. Episode terakhir The Art of Negotiation ternyata pecah rekor rating! Menurut Nielsen Korea, drama ini berhasil meraih rating nasional rata-rata 10,3 persen. Angka ini melonjak drastis, naik 3 poin persentase dari episode sebelumnya. Gokil abis!

Lee Je Hoon jelas seneng banget denger kabar baik ini. “Saya senang orang-orang terserap dalam drakor tersebut karena rating pemirsa di episode terakhir naik tiga kali lebih tinggi daripada episode awal,” ungkap Lee Je Hoon dengan antusias. Kebayang dong gimana senengnya dia pas tau dramanya diapresiasi banyak orang.

Emang sih, kalau dipikir-pikir, ide Lee Je Hoon buat bikin The Art of Negotiation sampai lima season itu menarik juga. Krisis keuangan Sanin Group emang belum sepenuhnya selesai, dan masih banyak banget aspek yang bisa dieksplor lebih dalam. Bayangin aja, tiap season fokus sama masalah baru di Sanin Group, atau mungkin malah merambah ke perusahaan lain yang punya masalah serupa. Pasti seru banget!

Potensi Cerita yang Bisa Dikembangkan di Season Lanjutan

Kalau The Art of Negotiation beneran lanjut sampai season berikutnya, ada beberapa hal menarik yang bisa dieksplor lebih jauh:

  • Skandal Baru di Sanin Group: Meskipun masalah utama di season pertama udah agak teratasi, pasti masih banyak celah buat munculin skandal atau masalah baru di Sanin Group. Dunia bisnis kan emang penuh intrik dan kejutan, ya kan?
  • Fokus ke Karakter Lain: Selain Yoon Joo No, drama ini juga punya karakter-karakter menarik lain yang punya potensi buat dikembangin lebih dalam. Misalnya, karakter partner kerjanya Yoon Joo No, atau bahkan karakter-karakter antagonis yang mungkin punya backstory menarik.
  • Kasus Negosiasi yang Lebih Kompleks: Di season selanjutnya, Yoon Joo No bisa dikasih tantangan negosiasi yang lebih rumit dan kompleks. Mungkin negosiasi lintas negara, atau negosiasi yang melibatkan isu-isu sensitif kayak politik atau lingkungan.
  • Perkembangan Hubungan Antar Karakter: Hubungan antara Yoon Joo No dengan karakter lain juga bisa jadi fokus cerita yang menarik. Misalnya, hubungan profesionalnya dengan rekan kerja, atau mungkin muncul kisah asmara baru? Siapa tau kan?

K-Drama dengan Banyak Season: Mungkin Nggak Sih?

Drama Korea Banyak Season

Kalau kita lihat tren drama Korea selama ini, emang jarang banget ada drama yang sampai season lebih dari dua. Kebanyakan K-drama itu konsepnya one season and done. Tapi, bukan berarti nggak mungkin lho ada K-drama yang panjang kayak serial Amrik.

Beberapa tahun terakhir, udah mulai muncul beberapa K-drama yang punya season lebih dari satu, meskipun masih jarang. Contohnya, ada Love Alarm yang punya dua season, terus Sweet Home yang juga udah dikonfirmasi bakal lanjut sampai season ketiga. Ini nunjukkin kalau industri K-drama juga mulai terbuka sama konsep multi-season.

Mungkin, kalau The Art of Negotiation beneran sukses dan banyak yang dukung, bukan nggak mungkin drama ini bakal jadi salah satu K-drama yang panjang season-nya. Apalagi kalau ceritanya emang punya potensi buat dikembangin kayak yang dibilang Lee Je Hoon.

Tantangan Bikin K-Drama Multi-Season:

Meskipun ide bikin K-drama multi-season kedengeran seru, tapi pasti ada tantangan tersendiri. Beberapa di antaranya:

  • Menjaga Kualitas Cerita: Ini tantangan paling utama. Semakin panjang season drama, semakin susah buat jaga kualitas cerita biar tetap menarik dan nggak ngebosenin. Penulis harus pinter-pinter nyari ide baru dan ngembangin karakter biar penonton nggak jenuh.
  • Ketersediaan Aktor: Jadwal aktor Korea itu biasanya padat banget. Kalau mau bikin season lanjutan, harus pastiin semua aktor utama bersedia buat balik lagi. Kalau salah satu aktor nggak bisa, bisa jadi masalah besar.
  • Biaya Produksi: Bikin drama season lanjutan pasti butuh biaya produksi yang nggak sedikit. Stasiun TV dan rumah produksi harus yakin kalau drama ini bakal sukses dan balik modal, bahkan untung, kalau mau lanjutin sampai season berikutnya.
  • Ekspektasi Penonton: Kalau season pertama udah sukses banget, ekspektasi penonton buat season selanjutnya pasti tinggi banget. Ini bisa jadi tekanan tersendiri buat tim produksi. Mereka harus bisa bikin season selanjutnya minimal sama bagusnya, atau bahkan lebih bagus dari season pertama.

Kesimpulan:

Lee Je Hoon emang punya harapan besar banget buat The Art of Negotiation. Dia pengen drama ini nggak cuma berhenti di satu season, tapi bisa lanjut sampai lima season kayak serial Amrik. Alasannya kuat, ceritanya emang punya potensi buat dikembangin lebih jauh, dan rating episode terakhirnya juga bagus banget.

Meskipun bikin K-drama multi-season itu nggak gampang, tapi bukan berarti nggak mungkin. Kalau The Art of Negotiation beneran lanjut season kedua, ketiga, dan seterusnya, pasti bakal jadi sejarah baru di dunia K-drama. Kita tunggu aja deh kabar baiknya!

Gimana menurut kalian? Setuju nggak kalau The Art of Negotiation dibikin sampai banyak season? Atau cukup satu season aja udah pas? Yuk, komen di bawah!

Posting Komentar