Kenalan dengan Jonathan Anderson, Desainer Baru Dior yang Dulunya Mau Jadi Aktor!

Table of Contents

Kenalan dengan Jonathan Anderson, Desainer Baru Dior yang Dulunya Mau Jadi Aktor!

Kabar mengejutkan datang dari dunia mode! Jonathan Anderson, yang sebelumnya dikenal sebagai Direktur Kreatif di rumah mode Loewe, resmi bergabung dengan Dior. Ia ditunjuk sebagai pengganti Kim Jones untuk memegang kendali kreatif lini busana pria Dior. Pergantian posisi ini tentu bikin penasaran banyak orang, apalagi Kim Jones sendiri sudah cukup lama dan sukses menahkodai Dior Homme.

Pengumuman penting ini disampaikan langsung oleh Bernard Arnault, bos besar dari grup LVMH, yang menaungi berbagai merek mewah dunia, termasuk Dior dan Loewe. Jonathan Anderson sendiri sebelumnya sudah mengundurkan diri dari Loewe setelah 11 tahun berkarya di sana. Wah, perpindahan ini kayaknya jadi babak baru yang menarik banget buat karier Anderson, ya!

Siapa Sih Jonathan Anderson Ini?

Mungkin sebagian dari kamu udah familiar dengan nama Jonathan Anderson, apalagi kalau ngikutin perkembangan dunia fesyen. Tapi, buat yang belum terlalu kenal, yuk kita intip lebih dekat sosok desainer berusia 40 tahun ini.

Jonathan William Anderson lahir di Magherafelt, Irlandia Utara, pada tanggal 17 September 1984. Ayahnya, Willie Anderson, adalah seorang pemain rugbi profesional. Sementara ibunya, Heather Buckley, bekerja sebagai guru sekolah menengah. Masa kecil Anderson dihabiskan di Irlandia Utara, tapi dia juga sering banget menghabiskan waktu di Ibiza, sebuah pulau di Spanyol, karena orang tuanya punya rumah di sana.

Pengalaman hidup di dua tempat yang kontras ini ternyata punya pengaruh besar dalam membentuk selera desainnya. Kata Anderson, perbedaan antara Irlandia dan Ibiza itu kayak dua sisi mata uang yang saling melengkapi dan memberikan inspirasi tanpa batas.

Dari Aktor Jadi Desainer? Kok Bisa?

Siapa sangka, dulunya Jonathan Anderson punya cita-cita jadi aktor! Di usia 18 tahun, dia bahkan nekat pindah ke Amerika Serikat buat mewujudkan impiannya itu. Dia sempat masuk ke sekolah seni bergengsi, The Juilliard School. Tapi, takdir berkata lain. Di Juilliard, Anderson justru lebih tertarik sama dunia desain kostum daripada akting itu sendiri. Mungkin dia sadar bakatnya lebih bersinar di bidang ini ya.

Keputusan ini ternyata jadi titik balik dalam hidupnya. Anderson kemudian pindah ke Dublin, Irlandia, dan mulai meniti karier di dunia fesyen. Pekerjaan pertamanya adalah di sebuah department store terkenal di Dublin, Brown Thomas. Dari situ, jalannya semakin terbuka lebar.

Tahun 2005, Anderson memutuskan untuk memperdalam ilmunya di London College of Fashion. Setelah lulus di tahun yang sama, dia langsung ditarik kerja oleh Prada sebagai visual merchandiser. Di sana, dia bekerja bareng Manuela Pavesi, orang kepercayaan Miuccia Prada. Pengalaman kerja di Prada ini pasti jadi bekal berharga banget buat Anderson.

“Kerjaan saya waktu itu nata-natain baju di maneken dan bikin desain etalase,” cerita Anderson. Sebelum fokus ke merek sendiri, dia juga sempat jadi direktur kreatif di Sunspel, sebuah brand pakaian katun asal Inggris.

Lahirnya JW Anderson

Tahun 2008 jadi momen penting dalam karier Anderson. Dia memberanikan diri untuk mendirikan label busananya sendiri yang diberi nama JW Anderson. Keputusan ini ternyata tepat sasaran. Desain-desain JW Anderson langsung mencuri perhatian para fashionista dan selebriti.

Beberapa nama terkenal yang jadi penggemar setia JW Anderson antara lain Alexa Chung, Pixie Geldof, Rihanna, dan Rita Ora. Nama JW Anderson makin dikenal luas setelah berkolaborasi dengan Topshop pada tahun 2012. Koleksi hasil kolaborasi ini, yang bernuansa streetwear dengan edisi terbatas, langsung ludes diserbu pembeli.

Sukses Besar di Loewe

Tahun 2013, Jonathan Anderson dipercaya untuk memegang kendali kreatif di rumah mode asal Spanyol, Loewe. Saat itu, Loewe memang belum sementereng merek-merek LVMH lainnya. Anderson ditugaskan untuk membenahi dan mendongkrak pamor Loewe.

Tantangan ini dijawab Anderson dengan gemilang. Dia berhasil mendefinisikan ulang identitas Loewe, memadukan keahlian tradisional dengan desain yang lebih konseptual dan avant-garde. Di bawah kepemimpinannya, Loewe dikenal dengan sentuhan surealis, siluet inovatif, dan kolaborasi artistik yang unik.

Beberapa karya ikonis Loewe di era Anderson antara lain tas Puzzle yang timeless, gaun kulit yang diukir dengan detail rumit, sepatu hak balon yang playful, dan berbagai desain eksperimental lainnya. Karya-karyanya selalu berani mendobrak batasan mode konvensional, menghasilkan busana yang artistic tapi tetap wearable.

Loewe juga makin mendunia berkat kolaborasi-kolaborasi keren dengan merek dan tokoh ikonik, termasuk kemitraan dengan Studio Ghibli yang super kreatif, dan kampanye iklan yang menampilkan selebriti seperti Maggie Smith dan Daniel Craig. Transformasi desain Loewe di tangan Anderson mendapat pujian dari kritikus mode dan disambut positif oleh pasar. Buktinya, keuntungan Loewe melonjak tujuh kali lipat selama Anderson menjabat!

Meme Tomat Loewe yang Viral

Salah satu momen viral yang tak terlupakan dari Loewe adalah meme tomat di tahun 2024. Seorang warganet membagikan foto tomat dengan bentuk yang unik, ada lekukan yang bikin tomat itu jadi nggak biasa. Foto tomat ini langsung viral dan menuai banyak komentar.

Salah satu komentar datang dari akun X @homocowboi yang menulis, “This Tomato is so Loewe I can’t explain it” (Tomat ini sangat Loewe, saya tidak dapat menjelaskannya). Meme tomat Loewe ini ternyata sampai ke telinga Jonathan Anderson sendiri. Dan yang lebih keren lagi, Anderson merespons meme tersebut dengan menciptakan tas berbentuk tomat! Tas tomat Loewe ini pun langsung viral di dunia mode dan jadi item yang banyak diburu. Kreatif banget ya!

Babak Baru di Dior

Kepindahan Jonathan Anderson ke Dior tentu saja mengagetkan sekaligus menggembirakan banyak pihak. Apalagi, pengumuman ini muncul di tengah isu pendapatan grup LVMH yang sedikit menyusut karena berbagai faktor eksternal.

Bernard Arnault sendiri yang membocorkan kabar ini saat menjawab pertanyaan dari pemegang saham tentang rencana suksesi Kim Jones. Pengumuman ini sekaligus menegaskan peran baru Anderson di dalam grup LVMH.

Setelah pengumuman Arnault, Dior langsung merilis pernyataan singkat bahwa Anderson sedang mengerjakan koleksi busana pria Dior untuk musim semi 2026, yang akan dipresentasikan pada 27 Juni 2025 di Paris Fashion Week. Dior juga merilis foto resmi terbaru Anderson yang diambil oleh fotografer David Sims. Sayangnya, Dior masih enggan berkomentar lebih lanjut tentang rencana Anderson di masa depan.

Spekulasi pun bermunculan bahwa Anderson juga dipersiapkan untuk mengambil alih lini busana wanita Dior yang saat ini dipimpin oleh Maria Grazia Chiuri. Wah, kalau beneran kejadian, bakal makin seru nih persaingan di dunia mode mewah!

Gimana menurut kalian tentang Jonathan Anderson jadi Direktur Kreatif Dior? Kira-kira gebrakan apa ya yang bakal dia buat? Yuk, share pendapat kalian di kolom komentar!

Posting Komentar