Efek 'Snow White', Produksi Live-Action 'Tangled' Terancam Molor!

Table of Contents

Rapor Merah ‘Snow White’ Bikin Disney Mikir-Mikir

Efek Snow White Produksi Live-Action Tangled Terancam Molor

Kabar kurang sedap datang dari dunia perfilman Disney nih. Kayaknya rencana pembuatan film live-action Tangled lagi dipertimbangkan ulang, bahkan bisa jadi ditunda! Gara-garanya apa? Ternyata film live-action terbaru Disney, Snow White, dapet hasil yang kurang memuaskan. Bisa dibilang, Snow White ini lagi ‘dapet rapor merah’ di mata para kritikus dan penonton. Nah, efeknya ini kayaknya nyampe juga ke proyek-proyek live-action Disney lainnya, termasuk Tangled yang udah banyak ditunggu-tunggu penggemar.

Box Office Jeblok, Kritik Pedas

Film Snow White ini kabarnya gagal bersinar di box office sejak dua minggu pertama penayangannya. Padahal, ekspektasi dari film ini lumayan tinggi lho. Banyak yang berharap Snow White bakal jadi film keluarga yang sukses besar, apalagi ini kan adaptasi dari animasi klasik yang dicintai banyak orang. Tapi kenyataannya berkata lain. Penjualan tiketnya nggak sesuai harapan, dan film ini kayaknya kesulitan buat narik banyak penonton ke bioskop.

Nggak cuma di box office aja nih masalahnya. Kritik dari para ahli film juga pedas banget. Snow White cuma dapet skor 40% dari 244 ulasan kritikus film di situs Rotten Tomatoes. Itu artinya, mayoritas kritikus nggak suka sama film ini. Bahkan di IMDb, ratingnya lebih parah lagi, cuma 1.6/10! Rating serendah ini nunjukkin kalau penonton juga banyak yang kecewa sama Snow White. Wah, bener-bener pukulan telak buat Disney ya.

Anggaran Gede, Hasil Nggak Sebanding

Yang bikin keadaan makin parah, biaya produksi Snow White ini nggak main-main. Kabarnya, Disney ngeluarin duit sampai 270 juta dolar AS, atau sekitar 4 triliun rupiah lebih! Angka ini bikin Snow White jadi film live-action Disney dengan anggaran termahal. Sebagian besar biaya ini membengkak gara-gara penundaan produksi akibat mogok kerja penulis dan aktor di Hollywood tahun 2023 lalu.

Dengan anggaran sebesar itu, tentu aja Disney berharap Snow White bisa balik modal dan untung besar. Tapi sayangnya, sampai sekarang film ini baru ngumpulin sekitar 145 juta dolar AS di box office seluruh dunia. Penjualan tiket di Amerika Serikat sendiri cuma sekitar 70 juta dolar AS. Jauh banget dari angka 270 juta dolar AS yang udah dikeluarin. Bisa dibilang, secara finansial, Snow White ini lagi merugi besar.

‘Tangled’ Jadi Korban?

Tangled Movie Poster

Nah, kegagalan Snow White inilah yang kayaknya jadi penyebab utama kenapa produksi live-action Tangled jadi terancam molor. Disney mungkin lagi mikir-mikir ulang strategi mereka buat film live-action adaptasi animasi. Mereka mungkin lagi belajar dari kesalahan Snow White, dan nggak mau kejadian serupa terulang di proyek Tangled.

Penundaan yang Belum Jelas

Kabar penundaan produksi Tangled ini sebenernya udah muncul sejak beberapa bulan lalu, sekitar empat bulan setelah proyek ini pertama kali diumumkan Desember 2024. Padahal, Disney udah nunjuk Michael Gracey, sutradara film musikal sukses The Greatest Showman, buat nyutradarain Tangled. Jennifer Kaytin Robinson, penulis skenario film Thor: Love and Thunder, juga udah direkrut buat nulis skenario Tangled.

Dengan tim kreatif yang lumayan oke ini, banyak penggemar yang sebenernya optimis sama proyek live-action Tangled. Tapi dengan adanya rapor merah Snow White ini, semua jadi nggak pasti. Disney kayaknya lagi ngerem dulu semua proyek live-action yang belum jalan, termasuk Tangled. Penundaan ini juga belum dikasih batas waktu yang jelas, jadi nggak tau kapan produksi Tangled bakal dilanjutin lagi.

Nasib Proyek di Tangan Disney

Masa depan film live-action Tangled sekarang bener-bener ada di tangan Disney. Mereka punya beberapa pilihan. Pertama, mereka bisa aja tetep lanjutin proyek ini sesuai rencana awal, tapi mungkin dengan beberapa perubahan kecil. Kedua, mereka bisa nunda produksi Tangled sampai waktu yang belum ditentukan, sambil mereka evaluasi lagi strategi live-action mereka. Atau yang paling ekstrem, Disney bahkan bisa aja batalin proyek Tangled sama sekali.

Tentu aja, pilihan terakhir ini jadi mimpi buruk buat para penggemar Tangled. Film animasi Tangled tahun 2010 dulu kan sukses banget, dan banyak yang penasaran gimana jadinya kalau dibikin versi live-action-nya. Semoga aja Disney nggak ngecewain penggemar dan tetep lanjutin proyek Tangled, meskipun mungkin dengan beberapa penyesuaian.

Disney Masih Punya Proyek Live-Action Lain

Lilo and Stitch Live Action

Meskipun Snow White gagal, dan Tangled terancam molor, Disney sebenernya masih punya beberapa proyek live-action lain yang tetep jalan. Tahun ini, mereka rencananya bakal ngerilis live-action Lilo & Stitch. Film ini udah selesai produksi dan tinggal nunggu tanggal tayang. Selain itu, ada juga live-action Moana yang dijadwalkan tayang tahun 2026. Proyek Moana ini bahkan udah ngumumin Dwayne ‘The Rock’ Johnson bakal balik lagi meranin Maui, karakter yang dia suarain di film animasi Moana dulu.

‘Lilo & Stitch’ dan ‘Moana’ Tetap Jalan

Keputusan Disney buat tetep lanjutin proyek Lilo & Stitch dan Moana ini agak sedikit membingungkan ya. Di satu sisi, mereka kayaknya lagi ngerem proyek Tangled gara-gara Snow White gagal. Tapi di sisi lain, mereka tetep pede sama proyek live-action Lilo & Stitch dan Moana. Mungkin Disney punya pertimbangan lain buat dua film ini. Atau mungkin mereka merasa Lilo & Stitch dan Moana punya potensi sukses yang lebih besar dibanding Snow White dan Tangled.

Strategi Disney Berubah?

Yang jelas, kegagalan Snow White ini kayaknya bikin Disney mikir ulang strategi mereka buat film live-action adaptasi animasi. Dulu, Disney kayaknya cukup pede bikin live-action dari semua animasi klasik mereka, dan berharap semua filmnya bakal sukses besar kayak The Lion King atau Beauty and the Beast versi live-action. Tapi sekarang, dengan adanya Snow White yang gagal, Disney mungkin jadi lebih hati-hati. Mereka mungkin bakal lebih selektif milih animasi mana yang cocok dibikin live-action, dan animasi mana yang lebih baik tetep jadi animasi aja.

Kilas Balik Kesuksesan ‘Tangled’ Animasi

Tangled Animation

Buat yang belum tau, film animasi Tangled tahun 2010 dulu itu sukses besar lho. Film ini nyeritain Rapunzel, putri berambut panjang yang dikurung di menara. Tangled ini beda dari animasi putri Disney sebelumnya. Film ini pake animasi komputer 3D, bukan animasi 2D tradisional kayak Snow White atau Sleeping Beauty. Selain itu, cerita Tangled juga lebih modern dan lucu, nggak terlalu klise kayak dongeng putri zaman dulu.

Era Baru Animasi Disney

Tangled ini bisa dibilang jadi tonggak awal era baru animasi Disney. Setelah era 2000-an yang agak lesu, Tangled berhasil ngebangkitin lagi kejayaan animasi Disney. Film ini sukses besar di box office, ngumpulin sekitar 600 juta dolar AS di seluruh dunia. Setelah Tangled, Disney terus ngeluarin film-film animasi komputer 3D yang sukses besar, kayak Zootopia, Frozen, Moana, dan Raya and the Last Dragon. Semua film ini punya kualitas animasi yang keren, cerita yang menarik, dan karakter-karakter yang disukai banyak orang.

Kenapa ‘Tangled’ Dulu Sukses?

Ada beberapa faktor yang bikin Tangled dulu sukses besar. Pertama, animasinya yang inovatif. Animasi 3D di Tangled bener-bener memukau, terutama rambut Rapunzel yang panjang banget dan geraknya realistis. Kedua, ceritanya yang fresh dan modern. Meskipun adaptasi dari dongeng klasik, Tangled berhasil nyajiin cerita yang lebih relevan sama penonton zaman sekarang. Karakter Rapunzel juga digambarin sebagai putri yang kuat, mandiri, dan punya impian sendiri, nggak cuma nunggu pangeran dateng nyelametin. Ketiga, musiknya yang enak didenger. Lagu-lagu di Tangled, kayak “I See the Light” dan “When Will My Life Begin?”, jadi hits dan banyak disukain orang.

Apa yang Bisa Diharapkan dari Live-Action ‘Tangled’?

Rapunzel Live Action Fan Cast

Dengan kesuksesan animasi Tangled dulu, sebenernya potensi live-action Tangled juga besar banget. Kalau Disney bisa bikin live-action Tangled yang kualitasnya minimal sama bagusnya kayak animasinya, film ini pasti bakal banyak ditunggu-tunggu dan bisa sukses besar di box office. Apalagi, cerita Tangled ini kan emang udah disukain banyak orang dari dulu. Tinggal gimana Disney bisa ngeracik live-action-nya biar tetep menarik dan nggak ngecewain penggemar.

Pelajaran dari ‘Snow White’

Kegagalan Snow White ini bisa jadi pelajaran berharga buat Disney dalam ngembangin live-action Tangled. Disney harus lebih hati-hati dalam milih pemain, sutradara, dan penulis skenario buat Tangled. Mereka juga harus mastiin ceritanya tetep setia sama animasi aslinya, tapi juga tetep fresh dan relevan buat penonton zaman sekarang. Yang paling penting, Disney harus berani keluar dari zona nyaman dan nggak cuma ngandelin nostalgia aja. Mereka harus bikin live-action Tangled yang punya identitas sendiri dan bisa berdiri sendiri sebagai film yang bagus, bukan cuma sekadar remake dari animasi.

Potensi ‘Tangled’ Live-Action

Meskipun ada kekhawatiran soal penundaan produksi, sebenernya potensi live-action Tangled tetep besar banget. Cerita Tangled yang seru, karakter-karakternya yang disukai, dan musiknya yang indah, semua ini bisa jadi modal kuat buat live-action-nya. Kalau Disney bisa ngerjain proyek ini dengan serius dan hati-hati, bukan nggak mungkin live-action Tangled bisa jadi film live-action Disney yang sukses besar berikutnya, bahkan bisa ngalahin kesuksesan animasi aslinya.

Yuk, Diskusi!

Gimana nih pendapat kalian soal kabar penundaan live-action Tangled ini? Sedih nggak denger kabarnya? Atau malah setuju kalau Disney lebih hati-hati dulu biar hasilnya maksimal? Kalian punya harapan atau prediksi apa nih buat live-action Tangled nantinya? Yuk, komen di bawah! Kita diskusi seru-seruan soal Tangled dan masa depan film live-action Disney!

Posting Komentar