Snow White (2025): Disney Kasih Kejutan Rasa Baru di Putri Salju!

Table of Contents

Snow White (2025): Disney Beri Kejutan Baru di Kisah Putri Salju!

Kisah Klasik yang Diceritakan Kembali

Dulu, di sebuah kerajaan yang nun jauh di sana, hiduplah Raja dan Ratu yang sangat dicintai rakyatnya. Mereka berdua sudah lama mendambakan kehadiran seorang anak. Penantian mereka akhirnya terjawab ketika badai salju dahsyat melanda kerajaan. Di tengah badai itu, lahirlah seorang bayi perempuan yang diberi nama Snow White, atau Putri Salju. Putri kecil ini tumbuh menjadi anak yang penuh kasih sayang dan berhati mulia, dibesarkan dengan limpahan cinta dari kedua orang tuanya.

Sayangnya, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Ratu jatuh sakit dan meninggal dunia, meninggalkan Raja dan seluruh kerajaan dalam kesedihan mendalam. Setelah melewati masa berkabung, Raja bertemu dengan seorang perempuan cantik dari negeri seberang. Terpesona oleh kecantikannya, Raja memutuskan untuk menikahinya dan membawa Ratu baru ke istana. Sosok Ratu baru ini diperankan oleh Gal Gadot, menambah daya tarik film ini.

Namun, Ratu baru ini ternyata tidak sebaik yang dikira. Dengan cepat, ia mulai menguasai kerajaan, memanfaatkan kemampuan sihirnya yang luar biasa. Ia bahkan menyingkirkan Raja dan merebut takhta kerajaan. Sejak saat itu, Ratu memerintah dengan tangan besi, kejam, dan tanpa belas kasihan.

Obsesi Ratu Jahat dan Cermin Ajaib

Obsesi Ratu Jahat dan Cermin Ajaib

Ratu baru ini terobsesi dengan dua hal: harta dan kecantikan. Baginya, kecantikan adalah segalanya, dan ia selalu ingin menjadi yang tercantik di seluruh negeri. Untuk memuaskan obsesinya ini, ia memiliki sebuah cermin ajaib. Cermin ini bukan cermin biasa, karena hanya bisa menjawab satu pertanyaan saja: “Siapa yang paling cantik dari semuanya?”.

Setiap hari, Ratu selalu bertanya hal yang sama kepada cermin ajaibnya. Selama bertahun-tahun, jawaban cermin selalu memuaskan hatinya: “Engkaulah yang tercantik, wahai Ratu.” Namun, semua berubah ketika Snow White (diperankan oleh Rachel Zegler) beranjak dewasa. Kecantikan Snow White yang alami mulai terpancar, dan cermin ajaib pun memberikan jawaban yang berbeda.

Ketika Ratu bertanya lagi, cermin ajaib menjawab, “Putri Snow White-lah yang tercantik dari semuanya.” Jawaban ini membuat Ratu murka. Ia tidak terima ada orang lain yang lebih cantik darinya. Dalam benaknya, tidak boleh ada yang mengalahkan kecantikannya, apalagi Snow White. Sejak saat itu, Ratu bertekad untuk menyingkirkan Snow White, bahkan jika harus membunuhnya.

Pelarian Snow White dan Pertemuan dengan Makhluk Ajaib

Pelarian Snow White dan Pertemuan dengan Makhluk Ajaib

Ratu yang jahat menyusun rencana licik untuk menyingkirkan Snow White. Ia memerintahkan seorang penjaga untuk membawa Snow White ke hutan dengan alasan memetik apel. Namun, rencana sebenarnya adalah membunuh Snow White di hutan dan membawa jantungnya sebagai bukti kepada Ratu. Jantung itu akan dimasukkan ke dalam kotak sebagai tanda bahwa tugas telah selesai.

Penjaga itu membawa Snow White ke hutan seperti yang diperintahkan. Namun, saat berduaan dengan Snow White, hati penjaga itu luluh. Kebaikan dan kepolosan Snow White membuatnya tidak tega untuk membunuhnya. Penjaga itu akhirnya membiarkan Snow White melarikan diri ke tengah hutan belantara. Snow White yang ketakutan dan kelelahan berlari masuk ke dalam hutan dan tanpa sengaja menemukan sebuah pondok misterius. Pondok itu ternyata dihuni oleh tujuh makhluk ajaib bertubuh kecil.

Jika kita merujuk pada cerita animasi klasik Disney “Snow White And The Seven Dwarfs” tahun 1937, maka kita tahu kelanjutan kisahnya. Snow White tinggal bersama tujuh kurcaci di hutan, kemudian memakan apel beracun dari Ratu yang menyamar sebagai nenek-nenek. Ia kemudian diselamatkan oleh Pangeran tampan dengan ciuman cinta sejatinya, dan akhirnya mereka hidup bahagia selamanya.

Sentuhan Baru dalam Versi Live Action 2025

Sentuhan Baru dalam Versi Live Action 2025

Namun, versi live action Snow White tahun 2025 ini membawa angin segar dan cerita yang jauh berbeda dari animasi klasiknya. Film ini tidak hanya menjual nostalgia seperti film live action Disney lainnya. Mereka berani memberikan kejutan dengan mengubah banyak elemen cerita, termasuk lagu-lagunya.

Hampir semua lagu yang ditampilkan dalam film ini adalah lagu baru yang diciptakan khusus untuk versi live action oleh Benj Pasek dan Justin Paul, duo di balik musikal sukses “Dear Evan Hansen”. Meskipun ada lagu ikonik “Heigh Ho” yang dinyanyikan oleh para makhluk ajaib, namun aransemennya tidak sepenuhnya sama dengan versi klasiknya. Mungkin hanya lagu “Whistle While You Work” yang dipertahankan dengan cukup baik dan terasa familiar.

Selain lagu, perubahan juga terjadi pada karakter “kurcaci”. Dalam film ini, tujuh karakter tersebut diubah menjadi makhluk ajaib bertubuh kecil, yang digambarkan mirip Smurf namun tanpa kulit biru. Perubahan ini memberikan nuansa yang lebih segar dan modern pada cerita klasik ini.

Snow White yang Lebih Kuat dan Mandiri

Snow White yang Lebih Kuat dan Mandiri

Alur karakter Snow White dalam versi 2025 ini juga dibuat lebih kuat dan menggigit dari animasinya. Di sini, Snow White tidak lagi digambarkan sebagai putri yang lemah dan hanya menunggu diselamatkan. Ia menjadi sosok perempuan kuat yang kebebasannya dibungkam oleh Ratu jahat.

Film ini menceritakan perjalanan Snow White dalam menemukan kembali suaranya dan memperjuangkan haknya untuk mengambil alih kerajaan dari kekuasaan ibu tirinya. Jika Ratu menggunakan kekejaman, kekerasan, dan sihir untuk memerintah, Snow White memilih jalan yang berbeda. Ia mengandalkan cinta dan belas kasih yang telah ditanamkan oleh orang tuanya sejak kecil.

Perbedaan signifikan lainnya adalah tidak adanya Pangeran tampan yang menyelamatkan Snow White di sini. Meskipun adegan makan apel beracun dan tertidur tetap ada, karakter yang membangunkan Snow White bukanlah seorang pangeran, melainkan seorang bandit bernama Jonathan.

Jonathan, Sang Bandit yang Kompleks

Jonathan, Sang Bandit yang Kompleks

Karakter Jonathan ini sangat berbeda dengan Pangeran dari animasi “Snow White And The Seven Dwarfs”. Pangeran dalam animasi klasik hanya muncul dua kali, di awal dan di akhir cerita. Ia tidak pernah benar-benar berinteraksi atau menjalin hubungan dengan Snow White, namun tiba-tiba muncul sebagai penyelamat dengan ciuman cinta sejatinya.

Sebaliknya, karakter Jonathan dalam versi 2025 ini dibuat lebih kompleks dengan latar belakang dan motivasi yang jelas. Ia digambarkan sebagai cerminan karakter Snow White. Mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu mencari keadilan dan kemerdekaan dari tirani Ratu jahat.

Interaksi antara Snow White dan Jonathan juga mendapatkan screentime yang cukup, sehingga penonton bisa memahami perkembangan perasaan di antara keduanya. Hubungan mereka dibangun secara bertahap dan terasa lebih masuk akal dibandingkan dengan kisah cinta instan antara Snow White dan Pangeran di versi animasi.

Dinamika Ala Rapunzel-Flynn Rider dan Anna-Kristoff

Dinamika Ala Rapunzel-Flynn Rider dan Anna-Kristoff

Dinamika hubungan antara Snow White dan Jonathan ini terasa mirip dengan pasangan ikonik Disney lainnya, seperti Rapunzel dan Flynn Rider dari “Tangled” (2010), serta Anna dan Kristoff dari “Frozen” (2013). Momen-momen musikal dan pertengkaran-pertengkaran kecil di antara mereka menjadi daya tarik utama dalam “Snow White” versi 2025 ini.

Marc Webb, sang sutradara, juga berhasil memberikan porsi yang penting bagi tujuh makhluk ajaib yang tinggal di hutan. Mereka tidak hanya menjadi figuran, tetapi juga berperan aktif dalam perjalanan Snow White menemukan kembali suaranya. Momen kebersamaan Snow White dengan Dopey (Kikuk) menjadi salah satu highlight yang menyentuh hati.

Kesan Keseluruhan

Bagi kamu yang sudah familiar dengan cerita Putri Salju dalam “Snow White And The Seven Dwarfs” (1937), film live action 2025 ini akan memberikan pengalaman baru yang terasa fresh dan menyenangkan. Lagu-lagu baru yang dihadirkan juga enak didengar dan menambah warna dalam cerita.

Meskipun secara skala produksi film ini tidak terlihat semegah film-film Disney lainnya, namun untuk sebuah film yang sempat mendapatkan cap problematik, “Snow White” 2025 ini masih tergolong okelah untuk ditonton.

Film “Snow White” sudah tayang di bioskop dan siap memberikan kejutan rasa baru dalam kisah Putri Salju yang kita kenal.

Gimana menurut kalian tentang reimagining kisah Snow White ini? Tertarik buat nonton di bioskop? Yuk, share pendapat kalian di kolom komentar!

Posting Komentar