Geger Sabung Ayam di Lampung: TNI Turun Tangan Usut Anggotanya!

Table of Contents

Geger Sabung Ayam di Lampung

TNI lagi selidiki nih dugaan keterlibatan anggotanya di tempat judi sabung ayam di Lampung! Kasus ini makin panas karena ada tiga polisi yang meninggal. Kita bakal bahas fakta-fakta terbaru soal kejadian ini, mulai dari istilah ‘Texas’ sampai hasil autopsi.

Kejadiannya di Way Kanan, Lampung. Tempat judi sabung ayam ini katanya daerah ‘hitam’ atau ‘Texas’ karena banyak senjata rakitan beredar di sana. Wah, ngeri juga ya. Di lokasi inilah tiga anggota polisi ditembak mati. Pelakunya diduga anggota TNI. Sekarang polisi dan TNI lagi kerja keras menyelidiki kasus ini.

Sampai hari Rabu siang, TNI dan polisi masih terus mengusut tuntas kematian tiga polisi di lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Mani, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan. Lokasi ini lumayan jauh dari Bandarlampung, sekitar 200 km.

Tragisnya, tiga polisi itu tewas diduga ditembak sama anggota TNI pas lagi menggerebek tempat judi sabung ayam hari Senin sore kemarin. Dua anggota TNI yang diduga jadi ‘pelindung’ tempat judi itu udah nyerahin diri dan sekarang ditahan sama TNI.

Fakta-Fakta Terbaru yang Perlu Kamu Tahu

Biar lebih jelas, yuk kita lihat fakta-fakta terbaru yang udah dikumpulin sejauh ini:

Kenapa Ada Anggota TNI di Lokasi Judi Sabung Ayam?

Anggota TNI di Lokasi Judi Sabung Ayam

Dari berita-berita yang beredar, anggota TNI yang ada di lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Mani itu disebut-sebut sebagai “pelindung” atau backing buat kegiatan judi sabung ayam ini. Waduh, seriusan nih?

Tapi sampai hari Selasa kemarin, belum ada penjelasan resmi soal informasi ini. TNI di Lampung bilang masih nunggu hasil penyelidikan dari TNI dan polisi.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra, juga belum bisa jawab pertanyaan soal kenapa ada anggota TNI di lokasi penggerebekan.

“Kalau hasil investigasi nanti buktiin ada oknum TNI, kami pasti tindak tegas sesuai aturan,” tegas Kolonel Eko ke wartawan hari Selasa. Mantap!

Sejauh ini, dua anggota TNI udah diperiksa sama TNI. Katanya sih mereka nyerahin diri. Beberapa media udah nyebutin identitas atau inisial terduga pelaku, tapi belum ada pengumuman resmi soal siapa sebenarnya pelaku ini.

Di media sosial juga udah rame video yang nunjukkin seseorang pakai kaos loreng lagi diapit sama dua polisi militer berseragam. Semoga kasus ini cepet terungkap ya.

Lokasi Judi Sabung Ayam Disebut ‘Texas’, Maksudnya Apa?

Lokasi Judi Sabung Ayam Texas

Pejabat TNI nyebut lokasi judi sabung ayam ini sebagai daerah ‘hitam’ alias ‘Texas’. Kenapa kok bisa gitu ya? Ternyata, lokasi sabung ayam di Way Kanan, Lampung, ini dibilang ‘Texas’ karena banyak senjata rakitan beredar di sana. Pantas aja ngeri!

Di tempat inilah tiga polisi ditembak mati. Polisi dan TNI masih terus selidikin kasus ini lebih lanjut.

“Lokasi sabung ayam tempat penembakan tiga anggota polisi di Way Kanan, Lampung hari Senin kemarin, itu area ‘Texas’ atau ‘hitam’ karena banyak senjata api rakitan,” jelas Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, Kapendam II Sriwijaya, hari Selasa.

Dia bilang, penting banget buat kita paham kondisi lokasi itu. “Kita harus pahami lokasi yang dipakai buat sabung ayam ini bisa dibilang kawasan ‘hitam’,” katanya.

“Artinya, senjata-senjata yang beredar di sana udah turun temurun, udah jadi rahasia umum,” tambahnya. Wah, bahaya banget ya kalau udah gitu.

“Bikinnya di mana, dapatnya dari mana, bahannya dari mana, terus dipakainya buat apa, ini yang masih kita investigasi,” lanjut Eko. Bener juga, perlu diusut tuntas nih asal usul senjata-senjata ini.

Eko sendiri nggak jelasin lebih detail soal istilah ‘Texas’ ini. Dia juga nggak merinci hubungan antara senjata rakitan yang banyak beredar di sana sama penembakan tiga polisi ini.

Eko minta semua pihak sabar nunggu proses dan hasil penyelidikan dari TNI dan polisi. “Keterkaitan anggota, apakah pelakunya cuma satu orang atau ada orang lain yang nembak, makanya mohon bersabar.”

“Tim gabungan dari kita sama Polda Lampung lagi investigasi, nanti kita kabarin media kalau ada update berikutnya,” jelasnya. Kita tunggu aja deh kabar baiknya.

Kronologi Singkat Versi TNI

Kronologi Sabung Ayam Lampung

Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, Kapendam II Sriwijaya, juga jelasin singkat kronologi penembakan ini ke wartawan hari Selasa kemarin.

Katanya, penembakan tiga polisi ini bermula pas tim polisi lagi gerebek lokasi. Polisi sempet kasih tembakan peringatan, eh tapi malah ada tembakan balasan dari lokasi sabung ayam.

“Tembakan balasan inilah yang masih kita investigasi, senjata apa yang dipakai dan siapa yang nembak masih dalam penyelidikan,” kata Eko. Nah, ini juga penting nih buat diungkap.

Senjata Apa yang Dipakai Pelaku?

Senjata Pelaku Penembakan

Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika, bilang sampai hari Selasa kemarin, pihaknya belum tau jenis senjata apa yang dipakai buat nembak tiga polisi itu.

“Untuk jenis senjata yang dipakai, kita belum bisa pastiin. Kita masih nunggu hasil uji balistik proyektil yang udah dikeluarin dari jenazah korban,” jelasnya. Uji balistik ini penting banget buat cari tau jenis senjatanya.

Senada sama Kapolda, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar juga bilang banyak hal yang perlu dibuktikan dari kasus ini. Kayak proyektil atau balistik yang masih dicek.

Selain itu, senjatanya juga belum ketemu sampai sekarang dan masih dicari. “Itu yang harus dipahami, siapa yang nembak dan senjata apa yang dipakai. Senjata yang dipakai masih kita cari,” kata Eko. Semoga cepet ketemu ya senjatanya.

Hasil Autopsi Polisi Korban Penembakan

Autopsi Polisi Korban

Polda Lampung udah ngasih tau hasil autopsi tiga polisi yang meninggal pas lagi tugas gerebek judi sabung ayam di Way Kanan.

“Kegiatan Tim DVI Polda Lampung sama Tim Forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara mulai dari jam 2 subuh sampai jam 12 siang,” kata Kasubbid Dokpol Polda Lampung, AKBP Legowo Hamijaya, di Bandar Lampung, hari Selasa. Wah, lama juga ya proses autopsinya.

Hasil autopsi Ajun Komisaris Polisi Anumerta Lusiyanto nunjukkin ada lubang bekas peluru di dada, arah tembakannya dari depan. “Proyektil peluru ketemu di rongga dada sebelah kiri,” ungkapnya.

Terus, hasil autopsi Aipda Anumerta Petrus Aprianto nunjukkin ada lubang bekas peluru di mata kiri, arah tembakannya juga dari depan. “Proyektil peluru ketemu di tempurung kepala,” jelasnya.

Sedangkan hasil autopsi Briptu Anumerta M Ghalib Surya Nanta, ada lubang bekas peluru di bibir kiri yang nembus rongga mulut. “Proyektil peluru ketemu di tempurung kepala bagian belakang dan tenggorokan,” ujarnya.

Hasil autopsi ini jelasin penyebab kematian mereka adalah luka tembak yang fatal. Sedih banget ya denger ceritanya.

Terduga Pelaku Penembakan Anggota TNI

Terduga Pelaku TNI

Sebelumnya, pejabat TNI udah bilang kalau anggota TNI yang diduga nembak tiga polisi saat gerebek sabung ayam udah nyerahin diri.

“Benar sudah ditahan,” kata Kapendam II Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, ke wartawan hari Selasa. Syukurlah kalau udah ditahan, proses hukum harus jalan terus nih.

Kapendam minta semua pihak nunggu hasil investigasi. Sebelumnya, di kalangan wartawan udah beredar dua nama anggota TNI yang disebut terlibat dalam kasus ini.

Dihubungi terpisah sama Tempo, Eko Syah Putra Siregar juga benarin kalau terduga pelaku penembakan udah nyerahin diri. “Terduga sudah ditahan di Datasemen Polisi Militer II/3 Lampung,” ujarnya.

“Sudah menyerahkan diri dan ditahan di Denpom Lampung,” kata Eko, hari Selasa. Eko belum beberin peran terduga pelaku ini dalam kejadian penembakan.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika juga minta semua pihak sabar soal pengungkapan kasus ini. “Kami minta ke semua pihak buat sabar, karena nanti pasti ada update informasinya,” katanya ke wartawan hari Selasa.

Katanya, “tim gabungan dari Polda dan Pomdam Sriwijaya dan Danrem 043/Gatam masih terus kerja buat bikin terang peristiwa ini”.

Dari laporan media, polisi gerebek lokasi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Lampung, hari Senin kemarin, sekitar jam 4.50 sore.

Operasi ini dilakuin Polres Way Kanan dibantu anggota Satuan Samapta, Kapolsek, dan anggota Polsek Negara Batin. Belum jelas kronologi lengkapnya gimana, tapi yang pasti tiga polisi tewas dalam kejadian ini.

Mereka adalah Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, Bintara Unit Binmas Polres Negara Batin Bripka Petrus Apriyanto, dan Bintara Sat Reskrim Polres Way Kanan Bripda M. Ghalib Surya Ganta. Semoga keluarga korban diberi ketabahan.

Pertanyaan-Pertanyaan Penting yang Belum Terjawab

Masih banyak pertanyaan yang belum kejawab soal kasus ini. Yuk, kita lihat lagi pertanyaan-pertanyaan pentingnya:

Apa Bener Sabung Ayam Dikelola Anggota TNI?

Sabung Ayam TNI

Seperti yang dilaporin Tempo, tempat judi sabung ayam ini diduga punya anggota TNI, Kopral Kepala inisial B dan Pembantu Letnan Satu inisial L. Wah, kalau beneran, parah banget ya.

Tapi, informasi ini belum dikonfirmasi sampai sekarang. Kapendam II Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, juga belum jelasin peran terduga pelaku dalam insiden ini. Eko juga nggak jelasin berapa banyak anggota TNI yang terlibat.

Polisi dan TNI Selidiki Bareng?

Penyelidikan Polisi TNI

Polda Lampung kerja sama sama Korem 043 Garuda Hitam dan Pomdam II Sriwijaya buat selidikin kasus ini. “Sabar, lagi pendalaman. Tim lagi kerja di lokasi, ada Dikrimum, rekan-rekan Korem dan Pomdam. Kita harus bisa bikin terang dan jelas peristiwa ini,” kata Kapolda Helmy di RS Bhayangkara, hari Selasa.

Kerja sama ini penting banget biar kasusnya cepet selesai dan transparan.

TNI Bakal Tindak Tegas Anggotanya?

Tindak Tegas TNI

Kapendam II Sriwijaya, Kolonel Inf, Eko Syah Putra Siregar, bilang TNI bakal tindak tegas kalau ada anggota TNI yang terbukti terlibat. “Kalau ada keterlibatan oknum dalam penembakan, kami pastikan bakal ada sanksi tegas,” kata Eko, hari Selasa kemarin.

Sekarang TNI lagi investigasi bareng polisi. Kita harap TNI beneran nepatin janjinya buat tindak tegas anggotanya yang salah.

Siapa Nama-Nama Polisi Korban Penembakan?

Polisi Korban Penembakan

Tiga polisi yang jadi korban penembakan ini adalah:

  • Kapolsek Negara Batin Way Kanan Iptu Lusiyanto
  • Bintara Polsek Negara Batin Bripka Petrus Apriyanto
  • Bintara Sat Reskrim Polres Way Kanan Bripda M Ghalib Surya Ganta

Polda Lampung juga udah ngasih rilis tertulis soal ini. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari Yuyun, bilang jenazah ketiga polisi ini bakal dilepas dari RS Bhayangkara Polda Lampung.

Polda Lampung juga bakal evaluasi strategi operasi di lapangan biar kejadian kayak gini nggak keulang. “Kami bakal perkuat koordinasi dan strategi biar risiko di lapangan bisa diminimalisir. Keselamatan anggota itu prioritas utama di setiap operasi,” tegasnya.

Iptu Lusiyanto bakal dimakamin di Belitang, Sumatra Selatan. Bripda Ghalib dimakamin di Way Kandis, Tanjung Seneng, Lampung. Bripka Petrus juga dimakamin di Belitang, Sumatra Selatan.


Semoga kasus ini cepet selesai dan semua fakta terungkap dengan jelas. Keluarga korban pasti lagi berduka banget, kita doain semoga mereka diberi ketabahan dan keadilan bisa ditegakkan.

Gimana pendapat kamu soal kasus ini? Coba tulis di kolom komentar ya!

Posting Komentar