Emas Penumpang Lion Air Digasak Porter! Korban Syok, Padahal Ogah Masuk Bagasi

Table of Contents

Kejadian bikin heboh baru-baru ini terjadi di Bandara Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara. Seorang penumpang pesawat Lion Air tiba-tiba histeris dong, ternyata perhiasan emas miliknya raib dari dalam koper. Wah, bisa kebayang gak sih paniknya kayak apa?

Video yang merekam momen panik si korban ini langsung viral di media sosial. Semua orang jadi ikut heboh dan penasaran. Tapi ternyata, meskipun kejadiannya di Bandara Haluoleo, pihak berwenang malah bilang kalau pencuriannya itu kemungkinan besar terjadi di Bandara Hasanuddin Makassar. Loh, kok bisa gitu ya?

Kok Bisa Kejadian?

Jadi gini ceritanya, penumpang yang namanya inisialnya ADJ, umurnya masih 23 tahun, awalnya tuh udah keukeuh banget gak mau kopernya masuk bagasi. Soalnya di dalam koper itu isinya barang-barang berharga semua, ada perhiasan emas, laptop, dan lain-lain. Pokoknya dia gak rela deh kalau harus dipisah sama barang kesayangannya itu.

Emas Penumpang Lion Air Digasak Porter! Korban Sampai Syok Gara-Gara Gak Mau Masuk Bagasi

Tapi, namanya juga peraturan bandara ya, pihak maskapai penerbangan itu tetap ngotot minta koper si penumpang ini buat dimasukkan ke bagasi pesawat. Mungkin karena alasan keamanan atau kapasitas kabin pesawat yang terbatas, kita juga gak tau pasti. Yang jelas, si penumpang ini akhirnya terpaksa nurut dan pasrah kopernya dibawa ke bagasi.

Baca juga: Karyawannya Diduga Curi Emas Penumpang, Lion Air Imbau Tak Simpan Barang Berharga di Bagasi

Nah, pas udah sampai di Bandara Haluoleo Kendari, barulah si korban ini sadar kalau ada yang gak beres sama kopernya. Pas dibuka, ternyata sejumlah perhiasan emasnya udah gak ada! Ada cincin emas seberat 1,85 gram, gelang emas 2,98 gram, sama jam tangan kesayangan juga ikut lenyap. Pantas aja dia langsung syok dan histeris.

Korban langsung marah-marah dan ngadu ke petugas bandara yang ada di lokasi. Sambil nunjukin kotak perhiasan yang kosong melompong, dia bilang kalau perhiasannya udah dicuri. Reaksi emosionalnya ini terekam video dan langsung viral di media sosial. Videonya durasinya 1 menit 45 detik, lumayan panjang juga ya buat nunjukin betapa paniknya si korban.

Aksi histeris korban ini tentu aja langsung jadi pusat perhatian penumpang lain dan petugas bandara yang ada di sekitar situ. Semua pada penasaran dan ikut kasihan sama kejadian yang menimpa korban.

Ternyata Pelakunya Porter Lion Air di Makassar!

Meskipun videonya viralnya di Bandara Haluoleo Kendari, tapi Humas Bandara Haluoleo, Bapak Nurlansyah, udah kasih konfirmasi nih. Katanya, kejadian pencurian ini kemungkinan besar terjadi sebelum koper sampai di Kendari. Jadi, bukan di Kendari kejadiannya, tapi di tempat lain.

Ilustrasi Porter Bandara

“Pencurian ini kemungkinan terjadi saat koper masih berada di Bandara Hasanuddin Makassar,” jelas Bapak Nurlansyah. Nah, kan bener dugaan banyak orang. Kejadiannya ternyata di Makassar!

Baca juga: Kronologi Penumpang Histeris di Bandara Setelah Kehilangan Emas, 4 Karyawan Lion Air Diamankan

Terpisah dari informasi itu, Kapolsek Ranomeeto, AKP Muh Ansar, juga udah ngasih keterangan. Katanya, pihak kepolisian udah nerima laporan kehilangan perhiasan dari korban tanggal 9 Februari 2025. Dan gercep banget, polisi langsung amankan empat orang yang diduga kuat terlibat dalam pencurian ini. Wah, cepet juga ya gerak cepatnya polisi.

Ternyata, keempat orang yang diamankan itu adalah karyawan bagian porter Lion Air di Bandara Hasanuddin Makassar. Pantesan aja kejadiannya diduga di Makassar, pelakunya aja porter bandara sana. Sekarang, para pelaku lagi diperiksa intensif sama pihak kepolisian buat mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Semoga aja keungkap semua ya motif dan kronologi lengkapnya.

Kerugiannya Lumayan Juga!

Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui kalau koper korban itu disimpan di ruang bagasi pesawat dengan nomor penerbangan JT 992. Pesawat ini rute Makassar ke Kendari. Jadi makin jelas kan, kalau pencuriannya terjadi pas koper masih di pesawat atau di area bagasi Bandara Hasanuddin Makassar.

Ilustrasi Bagasi Pesawat

Pihak kepolisian yakin banget pencurian ini dilakukan pas koper masih di lambung pesawat, sebelum akhirnya tiba di Bandara Haluoleo Kendari. Mungkin pas lagi proses pemindahan barang dari pesawat ke troli bagasi atau pas lagi di area penyimpanan bagasi pesawat.

Baca juga: Penumpang Pesawat Histeris Emasnya Hilang, Kunci Koper Lepas Setelah Keluar Bagasi

Polisi juga langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut di Polsek Bandara Hasanuddin di Maros. Mereka kayaknya mau bener-bener bongkar kasus ini sampai tuntas. Biar gak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian yang lumayan besar, sekitar Rp 7,6 juta. Itu baru dari empat perhiasan yang hilang, belum lagi kalau ada barang berharga lain yang mungkin ikut raib tapi belum ketahuan. Keempat perhiasan yang hilang itu detailnya adalah cincin emas, gelang emas, dan jam tangan hitam. Lumayan banget ya kerugiannya.

Pihak Lion Air Group juga udah kasih konfirmasi kalau mereka lagi melakukan investigasi internal terkait kasus pencurian ini. Mereka kayaknya gak mau tinggal diam dan mau cari tahu juga apa yang sebenarnya terjadi di internal mereka.

Humas Lion Air Kendari, Bapak Danang, juga menyatakan kalau pihaknya udah ada di Makassar buat nyelidikin insiden ini lebih lanjut. Mereka juga pasti mau kerjasama dengan pihak kepolisian buat mengungkap kasus ini sampai jelas.

(Penulis: Kiki Andi Pati, Editor: Ihsanuddin, Gloria Setyvani Putri)


Kejadian ini jadi pelajaran penting banget buat kita semua. Pertama, jangan pernah nyimpan barang berharga di bagasi pesawat, apalagi kalau gak terpaksa. Mending dibawa sendiri ke kabin, biar lebih aman dan bisa kita awasin terus. Kedua, kalaupun terpaksa harus masuk bagasi, pastikan koper kita terkunci rapat dan aman. Bisa juga ditambahin gembok atau pengaman lain biar gak gampang dibobol.

Buat pihak maskapai dan bandara, kejadian ini juga jadi tamparan keras. Mereka harus lebih meningkatkan keamanan di area bandara, terutama di area bagasi. Pengawasan terhadap karyawan juga harus lebih ketat, biar kejadian kayak gini gak terulang lagi. Kasihan kan penumpang udah bayar mahal buat terbang, eh malah jadi korban pencurian.

Gimana menurut kalian soal kejadian ini? Pernah punya pengalaman kurang mengenakkan di bandara? Yuk, share cerita dan pendapat kalian di kolom komentar di bawah ini!

Posting Komentar