Tugu PKK Bontang Rp 700 Juta: Cat Belum Rata, Proyek Kurang Oke?

Table of Contents

Wokei, siap! Mari kita bedah berita tentang tugu PKK di Bontang ini dengan gaya yang lebih santai dan menarik.

Ada Apa dengan Tugu PKK Bontang Seharga Rp 700 Juta?

Guys, pernah gak sih kalian lihat proyek pembangunan yang hasilnya bikin kita garuk-garuk kepala? Nah, kali ini kita bakal bahas soal tugu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Bontang, Kalimantan Timur, yang katanya sih menelan biaya sampai Rp 700 juta. Tapi, hasilnya… hmm, bikin geleng-geleng kepala!

Tugu PKK Bontang Rp 700 Juta: Cat Belum Rata, Proyek Kurang Oke?
image just illustration

Proyek Rampung Tapi Kok… Gitu?

Proyek tugu PKK ini udah kelar dikerjain Desember 2024 lalu. Lokasinya ada di simpang 4 lampu merah Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan. Seharusnya, sih, setelah selesai, tugu ini bisa jadi ikon baru yang kece. Tapi, nyatanya?

  • Cat Belang-belang dan Gak Rata: Dari pantauan, banyak banget bagian cat yang gak sempurna. Ada yang belang-belang, ada juga yang gak rata. Bikin mata agak sakit lihatnya, deh.
  • Burung Kuntul Perak Juga Bermasalah: Tugu ini tetap mempertahankan ikon burung kuntul perak, tapi patungnya juga gak luput dari masalah. Bentuknya gak simetris, bagian perutnya gak rata, dan kurang oke deh pokoknya.
  • Pilar Tugu Juga Ikutan Gak Rapi: Permukaan atas 3 pilar tugu juga gak sama warnanya. Plesteran semennya juga ada yang gak rata, bahkan ada bagian yang sudah terkelupas cor-corannya.

Proyek Lama, Hasilnya… Kurang Memuaskan?

Proyek ini dikerjakan selama hampir 7 bulan, dimulai dari Juni sampai Desember 2024. Yang ngerjain adalah CV Reci Gearta dari Samarinda. Bayangin aja, waktu pengerjaan selama itu, tapi hasilnya masih banyak kekurangan. Kayak kurang persiapan aja ya?

Kata Pengawas Proyek:

Jurnalis dari SuaraKaltim.id sempat mewawancarai pengawas proyek, John, dari CV Reci Gearta. Dia mengakui memang ada beberapa bagian yang belum sempurna, terutama bagian cat yang belang-belang dan percikan semen. Tapi, katanya, mereka udah diminta untuk cepat menyelesaikan proyeknya. Jadi, ya… begitulah.

Pihak Pemerintah Ikut Buka Suara:

Kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan PUPRK Bontang, Robysai Manassa Malisa, juga memberikan tanggapan. Dia mengatakan bahwa kontraktor akan bertanggung jawab atas kerja mereka yang belum sempurna dan akan melakukan perbaikan sesuai temuan pengawas. Ya, semoga aja beneran diperbaiki ya!

Kesimpulan dan Ajakan:

Gimana menurut kalian soal proyek tugu PKK ini? Apakah ini contoh proyek yang kurang pengawasan atau memang ada kendala lain? Kita sebagai warga juga punya hak untuk mengawasi dan memberikan masukan untuk pembangunan di daerah kita. Jangan sampai uang rakyat terbuang sia-sia untuk proyek yang hasilnya kurang memuaskan.

Yuk, kita sama-sama pantau terus perkembangan berita ini dan jangan ragu untuk menyampaikan pendapat kalian di kolom komentar. Jangan lupa juga untuk cek berita-berita menarik lainnya di website ini. Sampai jumpa lagi!

Posting Komentar