Surabaya MBG Hari Kedua: Ada Masalah Baru, Harus Dikaji!

Table of Contents

Hai, guys! Ada kabar terbaru nih seputar program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya. Ternyata, hari kedua pelaksanaannya di SD Taquma, ada beberapa hal yang perlu jadi perhatian, lho. Yuk, kita simak detailnya!

Alergi Makanan Jadi Sorotan

LSI from title
image just illustration

Teks pertama yang mencuat adalah masalah alergi makanan. Beberapa siswa SD Taquma ternyata punya alergi terhadap lauk ayam, yang kebetulan dua hari ini jadi menu MBG. Menurut Kepala Sekolah, Ibu Nur Rohmatul Izzah, hari pertama ada 31 siswa yang alergi ringan, dan hari kedua ada 2 anak lagi yang alergi ayam. Untungnya, orang tua sigap membawakan bekal dari rumah.

Menu MBG hari pertama sendiri ada nasi, ayam saus teriyaki, tongseng buncis, dan semangka. Hari kedua, menunya ganti jadi ayam kecap, tongseng buncis, dan tahu. Ibu Nur juga menambahkan kalau siswa di sana lebih sering alergi makanan laut, tapi menu MBG belum menyediakan itu. Jadi, kalau ada yang alergi, sekolah biasanya kasih susu atau makanan pengganti yang dibawa dari rumah.

Porsi Makanan dan Waktu Pengiriman

Selain masalah alergi, ada teks lain yang perlu diperhatikan, yaitu soal porsi makanan. Ternyata, porsi makanan belum disesuaikan dengan umur siswa. Ada anak kelas 5 yang sampai kekurangan nasi dan harus bawa dari rumah! Ibu Nur pun meminta agar porsi nasi dalam menu MBG bisa ditambah.

Masalah lain adalah waktu pengiriman MBG yang cukup jauh dari jam istirahat. Alhasil, makanan seringkali sudah dingin saat disajikan ke siswa. Ibu Nur berharap pihak BGN bisa menyesuaikan waktu pengiriman dengan jam istirahat siswa.

Evaluasi Menu dan Antusiasme Siswa

Sekolah juga melakukan evaluasi harian terkait menu MBG. Mereka punya buku khusus untuk mencatat menu dan jumlahnya setiap hari. Ternyata, ada siswa yang awalnya tidak suka wijen, tapi sekarang jadi suka. Teks baiknya, hari ini tidak ada keluhan dari siswa soal menu.

Yuk, Kita Kawal Program MBG!

Gimana guys, ternyata program MBG ini punya tantangannya sendiri ya? Tapi, ini semua bisa jadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan. Kita sebagai masyarakat juga bisa ikut mengawal program ini agar bisa berjalan lebih baik lagi dan memberikan manfaat yang maksimal bagi anak-anak Surabaya.

Nah, jangan lupa bagikan pendapatmu di kolom komentar ya! Kalau kamu punya informasi lain atau pengalaman terkait program MBG ini, jangan ragu untuk berbagi. Sampai jumpa di update berita selanjutnya!

Posting Komentar