Sistem JATS BEI Upgrade: Intip Perubahan di 2026!

Table of Contents

Hai, para investor dan pengamat pasar modal! Ada kabar seru nih dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang pastinya bikin kalian penasaran. BEI lagi getol melakukan pembaruan sistem perdagangan mereka. Penasaran apa saja yang berubah? Yuk, kita bedah satu per satu!

Upgrade Sistem JATS BEI: Ada Apa Aja Sih?

LSI from title
image just illustration

Jadi, gini ceritanya. BEI lagi sibuk-sibuknya menyiapkan diri buat upgrade sistem perdagangan mereka. Ini bukan sekadar ganti baju ya, tapi beneran pembaruan besar-besaran. Mereka lagi menuju ke Jakarta Automated Trading System (JATS) Multi Matching Engine (MME). Wah, keren banget kan namanya?

Sistem yang Sekarang: JATS Next-G

Sebelum kita ngomongin yang baru, kita kenalan dulu sama sistem yang sekarang dipakai BEI. Mereka pakai Jakarta Automated Trading System Next Generation (JATS Next-G). Sistem ini punya kapasitas yang lumayan, yaitu:

  • Order: 2,5 juta transaksi
  • Transaksi: 15 juta order per hari, dengan 7,5 juta order per hari
  • Kecepatan: 12.500 order per detik

Sistem ini sudah cukup bagus, tapi BEI enggak mau berhenti di situ. Mereka pengen lebih ngebut lagi!

Sistem Baru: JATS MME

Nah, ini dia bintang utamanya! JATS MME adalah generasi baru sistem perdagangan BEI yang bakal diterapkan pada tahun 2026. Perubahan yang bakal terjadi? Ini dia detailnya:

  • Kapasitas Trade: Dari 7,5 juta menjadi 30 juta trade.
  • Kapasitas Order: Dari 15 juta menjadi 120 juta order per hari.
  • Kecepatan Transaksi: Awalnya 50 ribu order per detik, lalu ditingkatkan menjadi 100 ribu order per detik dalam 60 detik pertama.

Gila nggak tuh? Peningkatan yang signifikan banget! Ini artinya, transaksi bakal lebih cepat dan lebih banyak. Jadi, buat para trader, ini kabar gembira pastinya.

Investasi dan Pengembangan Sistem

Untuk mewujudkan pembaruan ini, BEI sudah menyiapkan anggaran yang wow! Mereka mengalokasikan Rp 511,5 miliar untuk investasi aset tetap di tahun 2025. Angka ini naik 120,96% dari tahun sebelumnya. Dana ini enggak cuma untuk JATS, tapi juga untuk:

  • Pembaruan Sistem Perdagangan Obligasi (PSP Bonds)
  • Immutable backup
  • Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) Repo
  • New SPE-IDXNet

Kemitraan dengan Nasdaq

Ternyata sistem perdagangan yang digunakan BEI ini adalah hasil kerja sama dan lisensi dari Nasdaq. BEI memilih Nasdaq karena sistem mereka sudah teruji dan banyak digunakan di seluruh dunia. Lisensi ini berlaku selama 10 tahun sejak 2026, tapi tetap ada masa pembaharuan.

Sunandar, Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI, bilang bahwa pembaruan sistem ini sudah dipersiapkan sejak 2023 dan sekarang sudah masuk tahap pengembangan dan pengujian.

Rencana Ganti Kode Saham?

Selain pembaruan sistem, BEI juga sedang mempertimbangkan untuk melakukan penggantian kode saham. Ide ini sebenarnya sudah lama, tapi mereka kembali menjajaki kemungkinan ini dengan pelaku pasar. Kalau memang ada permintaan, mereka akan diskusikan lebih lanjut dengan Otoritas Jasa Keuangan dan mempersiapkan sistemnya.

Kesimpulan: Siap-siap Pasar Modal Lebih Ngebut!

Pembaruan sistem JATS ini adalah langkah besar dari BEI untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas pasar modal Indonesia. Dengan sistem yang lebih modern dan cepat, diharapkan transaksi bisa lebih lancar dan investor bisa lebih nyaman bertransaksi. Jadi, mari kita nantikan tahun 2026 dengan sistem yang lebih powerful.

Gimana, menarik kan? Jangan lupa bagikan pendapat kalian di kolom komentar ya! Kalau ada informasi menarik lainnya, pasti akan kita update lagi. Jangan lupa untuk mampir lagi dan dapatkan informasi lainnya!

Posting Komentar