Sabtu Legi: Kata Kalender Jawa, Si Paling Pendengar yang Baik?
Hai, hai semua! Pernah gak sih kalian penasaran kenapa orang Jawa zaman dulu lebih percaya sama weton daripada tanggalan Masehi? Nah, kali ini kita bakal ngobrolin soal itu, khususnya tentang Sabtu Legi, si katanya paling pendengar yang baik! Penasaran kan? Yuk, kita simak bareng-bareng!
Sabtu Legi: Lebih dari Sekadar Hari di Kalender Jawa¶
image just illustration
Orang Jawa zaman dulu, emang terkenal banget sama kepercayaannya pada weton. Weton itu, sederhananya, kayak gabungan antara hari lahir dan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Mereka lebih hafal weton daripada tanggal Masehi lho. Weton dipercaya bisa nentuin karakter, kepribadian, bahkan hari keberuntungan seseorang.
Memahami Neptu dalam Weton Sabtu Legi¶
Dalam kalender Jawa, ada istilah neptu, yaitu angka yang dihitung dari nilai hari dan pasaran. Nah, untuk Sabtu Legi, neptunya adalah 14. Kok bisa? Karena Sabtu nilainya 9, dan Legi nilainya 5. Jadi, 9 + 5 = 14. Neptu 14 ini yang konon disebut Lakune Mbulan.
| Hari | Nilai |
|---|---|
| Minggu | 5 |
| Senin | 4 |
| Selasa | 3 |
| Rabu | 7 |
| Kamis | 8 |
| Jumat | 6 |
| Sabtu | 9 |
| Pasaran | Nilai |
|---|---|
| Legi | 5 |
| Pahing | 9 |
| Pon | 7 |
| Wage | 4 |
| Kliwon | 8 |
Karakter Sabtu Legi, Si Pendengar Setia¶
Konon, orang yang lahir di weton Sabtu Legi dikenal sebagai pendengar yang baik. Mereka juga suka kasih nasihat yang positif dan punya kecerdasan yang di atas rata-rata. Gak cuma itu, mereka juga terkenal rendah hati. Wah, paket lengkap ya!
Asal-Usul Weton: Dari Kesultanan Mataram hingga Sekarang¶
Ternyata, sistem weton ini bukan muncul begitu saja, lho. Menurut catatan sejarah, sistem penanggalan weton ini awalnya dipakai oleh Kesultanan Mataram dan kerajaan-kerajaan pecahannya. Sultan Agung Hanyokrokusuma yang mencetuskannya di tahun 1633 Masehi. Weton adalah perpaduan dari beberapa sistem penanggalan. Jadi, bukan sekadar tanggal lahir biasa.
Weton: Lebih dari Sekadar Angka¶
Buat sebagian orang Jawa, weton itu penting banget. Mereka percaya, weton bisa mempengaruhi kegiatan dan peristiwa dalam hidup. Makanya, gak heran kalau perhitungan weton sering dipakai buat nentuin hari baik untuk acara-acara penting.
Membaca Karakter Lewat Weton¶
Dalam adat Jawa, weton juga bisa dipakai untuk membaca karakter seseorang. Caranya, dengan menghitung angka neptu dan pasaran dari kedua pasangan. Dari situ, kita bisa tahu karakter dan kepribadian seseorang. Menarik, kan?
Kesimpulan¶
Jadi, itulah sedikit cerita tentang weton Sabtu Legi, si katanya pendengar yang baik. Weton bukan sekadar angka, tapi punya makna dan nilai budaya yang dalam. Gimana, kalian jadi tertarik untuk belajar lebih dalam soal weton?
Yuk, bagikan pendapat kalian di kolom komentar! Siapa tahu, kita bisa diskusi lebih seru lagi tentang weton dan budaya Jawa lainnya. Jangan lupa, pantengin terus artikel-artikel menarik lainnya di sini, ya!
Posting Komentar