Ngeri! Atap 4 Kelas SD di Mojokerto Ambruk Usai 2 Tahun Rusak.
Waduh, Gawat! Atap Sekolah Ambruk Setelah 2 Tahun Dibiarkan Rusak? 😱
Hai guys, ada kabar kurang enak nih dari Mojokerto! Kalian pernah gak sih ngebayangin lagi asik-asikan belajar, eh tiba-tiba atap kelas ambruk? Nah, ini kejadian beneran, bukan sinetron! 😭
image just illustration
Kronologi Kejadian: Ambruknya Atap SD Gunungan
Jadi, ceritanya gini, di SDN Gunungan, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto, atap empat ruang kelas ambruk! Padahal, atap ini udah rusak selama 2 tahun lamanya. Bayangin aja, dua tahun dibiarin gitu aja. Pihak sekolah udah ngajuin perbaikan sampai tiga kali ke pemerintah, tapi nggak ada tindak lanjut karena masalah anggaran.
Ruang Kelas yang Terdampak
Ruang kelas yang rusak ini dulunya dipakai buat kelas 1A, 1B, kelas 2, dan ruang UKS. Atap kelas 1A dan 1B sudah duluan runtuh, sedangkan atap kelas 2 dan UKS udah lapuk dan tinggal nunggu waktu aja buat ambruk.
Pelajaran Tetap Berjalan (Tapi Pindah Tempat)
Gimana dong nasib siswa-siswi? Tenang, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan kok. Tapi, mereka terpaksa dipindah ke laboratorium dan perpustakaan. Kepala SDN Gunungan, Pak Sokip, bilang kalau 4 ruangan itu udah dikosongkan sejak 2 tahun lalu karena kondisinya mengerikan.
Upaya Perbaikan yang Sia-Sia
Sebelumnya, atap dan plafon 4 ruangan ini pernah diperbaiki tahun 2019. Waktu itu, dana perbaikan dari sekolah, komite sekolah, dan iuran perangkat desa. Tapi, sayang banget, nggak lama rusak lagi. Padahal udah ganti kerangka atap, usuknya tambal sulam, plafonnya juga diganti dan dicat.
Pemerintah Belum Bertindak
Pak Sokip juga cerita kalau sudah 3 kali mengajukan perbaikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Namun, tidak ada tindak lanjut. Akhirnya, atap ruang kelas 1A dan 1B ambruk pada Senin (30/12). Untungnya, nggak ada korban jiwa karena siswa lagi libur semester.
Harapan dan Tindakan Selanjutnya
Pihak sekolah berharap atap segera dibangun karena ruangannya sering dipakai buat kegiatan ekstrakurikuler. Kabid Sarpas Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Ibu Indi Ilmiah, meminta agar atap yang ambruk segera diturunkan dan dibersihkan. Katanya sih, pembongkaran atap pakai dana BOS sekolah.
Alasan Anggaran Terbatas
Ibu Indi juga membenarkan kalau perbaikan atap di SDN Gunungan itu diajukan setiap tahun. Tapi, anggaran dari APBD dan DAK terbatas, dan kerusakan di sekolah ini belum masuk skala prioritas. Tapi karena sudah ambruk, Bu Indi akan mengusulkan rehab atap 4 ruangan ini. Estimasi biayanya sekitar Rp 800 juta.
Pesan untuk Kita Semua
Kita sebagai masyarakat juga perlu aware dengan kondisi sekitar. Jangan sampai kejadian kayak gini terulang lagi. Semoga pemerintah bisa lebih peka dan cepat tanggap dalam menyelesaikan masalah-masalah seperti ini.
Yuk, kita sama-sama doakan semoga masalah di SDN Gunungan cepat selesai dan siswa-siswi bisa belajar dengan nyaman lagi! Jangan lupa tinggalkan komentar kalian di bawah ini, ya! Kalau ada info terbaru, pasti bakal di-update terus! Jangan lupa mampir lagi ya buat info menarik lainnya!
Posting Komentar