Gawat! AI Ancam Pekerjaan, Admin Judi Online Malah Dicari
Wih, gawat nih! Ternyata AI makin canggih dan bisa bikin banyak pekerjaan kegeser. Tapi, di sisi lain, malah ada lowongan kerja admin judi online yang lagi rame dicari. Penasaran kan? Yuk, kita bahas lebih lanjut!
AI Mengancam, Pekerjaan Berguguran?
image just illustration
Teks Beberapa waktu lalu, banyak banget berita yang membahas soal pekerjaan yang bisa digantikan sama kecerdasan buatan (AI). Laporan dari World Economic Forum bahkan bilang, bakal ada 170 juta pekerjaan baru tercipta, tapi 92 juta lainnya bakal hilang. Serem juga ya? Katanya sih, teknologi kayak AI, otomatisasi, dan energi terbarukan yang jadi pendorong utamanya.
Beberapa profesi yang diprediksi bakal tenggelam pada 2030 menurut kumparan, diantaranya:
- Data Entry Clerk
- Sekretaris Administrasi
- Akuntan
- Pekerja Pabrik
- Customer Service
Hmm, kira-kira kamu termasuk gak ya?
Loker Admin Judol: Realita Ironis
image just illustration
Di tengah gempuran AI yang bikin khawatir, malah muncul lowongan kerja admin judi online (judol) yang lagi rame diperbincangkan. Seorang warganet di X (dulu Twitter) dengan akun @navereasy cerita, dia nemu loker admin dengan iming-iming gaji Rp 18 juta per bulan! Tapi pas ditelusuri, eh ternyata lokernya buat admin judol di Kamboja. Gimana enggak kaget coba?
Dia juga sempet ngelamar sebagai Customer Service di JobStreet, tapi malah ditawarin jadi admin judol. Perusahaannya pun kayak main kucing-kucingan, awalnya bilang perusahaan luar negeri yang beroperasi di Jakarta, eh ternyata nomer HR-nya dari Malaysia. Pas tahu harus pindah ke Kamboja, baru deh kerasa ada yang gak beres.
Hati-hati Lowongan Kerja Palsu!
Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, mengimbau kita semua buat lebih hati-hati dan selektif dalam mencari informasi lowongan kerja. Apalagi yang tersebar di platform digital. Jangan langsung percaya sama tawaran gaji yang terlalu menggiurkan!
Beberapa ciri lowongan kerja palsu yang perlu kamu waspadai:
- Tawaran gaji yang terlalu tinggi untuk posisi yang gak spesifik.
- Penggunaan alamat email yang gak resmi (misalnya pakai domain @gmail.com).
- Gak ada informasi jelas soal alamat perusahaan, tanggung jawab pekerjaan, atau syarat yang logis.
- Ada permintaan transfer uang untuk biaya administrasi, pelatihan, atau seragam kerja.
Kalau kamu merasa dirugikan atau menemukan indikasi penipuan, jangan ragu buat lapor ke Kemnaker ya! Kamu bisa cek website resmi Kemnaker atau hubungi layanan hotline di 1500 630.
Pesan Penting Buat Kita Semua
Nah, dari berita ini kita bisa belajar kalau dunia kerja emang lagi berubah. AI bisa jadi ancaman, tapi juga bisa jadi peluang. Yang penting, kita harus terus belajar dan meningkatkan skill agar gak ketinggalan. Jangan lupa juga untuk selalu hati-hati dan selektif dalam mencari pekerjaan, jangan sampai terjebak lowongan palsu.
Gimana, menarik kan pembahasan kali ini? Jangan lupa kasih komentar ya, atau kalau punya pengalaman yang sama boleh banget di-share. Jangan lupa juga buat kunjungi lagi ya, kalau mau dapet informasi menarik lainnya.
Posting Komentar