BRICS: Untung atau Buntung Buat Indonesia? Yuk, Kupas Tuntas!
Wih, ada berita menarik nih! 🧐 Kita bahas yuk, soal Indonesia yang kayaknya lagi ngebet banget pengen gabung BRICS. Kira-kira, ini bakal jadi keuntungan atau malah buntung ya buat kita?🤔 Yuk, kita kupas tuntas!
Indonesia dan Ambisi Bergabung BRICS: Sebuah Langkah Besar?¶
image just illustration
Jadi gini, guys, Indonesia tuh kepingin banget jadi anggota blok ekonomi BRICS (Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan). Ini tuh kayak organisasi dunia yang jadi pesaingnya G7 gitu deh. Bahkan, kita udah nyampein keinginan ini pas konferensi tingkat tinggi di Kazan, Rusia, tahun lalu.
Kata Kementerian Luar Negeri RI, ini tuh awal mula proses Indonesia jadi anggota BRICS. Dan, amazing! Pemerintah Brasil, yang lagi jadi presiden blok itu di tahun 2025, bilang kalau Indonesia udah resmi jadi anggota setelah disetujui semua negara anggota di pertemuan puncak BRICS tahun 2023. Keren, kan? 🤩
Pemerintah Brasil juga bilang, Indonesia sama anggota lainnya sepakat buat ngedukung reformasi tata kelola global dan ikut berkontribusi positif dalam kerja sama di Global South.
Untung atau Buntung? Manfaat Bergabung dengan BRICS¶
Nah, ini dia yang paling penting: Apa sih untungnya buat Indonesia kalau gabung BRICS? 🤔
Menurut Yon Machmudi, Guru Besar Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia, langkah kita ini tuh positif banget. Katanya, ini bisa memperkuat hubungan kita sama negara-negara yang ekonominya lagi terus berkembang. Selama ini, kan kita lebih banyak interaksi sama negara Barat kayak Amerika dan Eropa, padahal secara geografis kita lebih dekat sama negara-negara Global South.
Dengan bergabung BRICS, Indonesia jadi nggak terlalu terisolasi dari kondisi geografisnya. Kayak Filipina yang cenderung Pro Amerika, jadi masalah kan?
“Salah satu manfaat yang bisa dimanfaatkan, Indonesia tak terlalu isolasi dari kondisi geografisnya. Seperti Filipina yang cenderung Pro Amerika yang menjadi persoalan,” - Yon Machmudi
Mengurangi Dominasi OECD¶
Senada dengan itu, Hikmahanto Juwana, Guru Besar Hukum Internasional UI, juga setuju kalau Indonesia gabung BRICS tuh bagus. Dengan gitu, kita nggak akan didominasi sama negara-negara Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).
Hikmahanto bilang, kita bisa jaga jarak yang sama antara negara-negara OECD dan BRICS. Yang paling penting, Indonesia harus diuntungkan dan jangan sampai dirugikan.
“Menurut saya bagus juga Indonesia bergabung dengan BRICS agar Indonesia tidak didominasi oleh negara-negara OECD,” - Hikmahanto Juwana
Kesimpulan: Harapan untuk Masa Depan Indonesia¶
Gimana, guys? Dengan segala pertimbangan dan pandangan para ahli, sepertinya bergabung dengan BRICS bisa jadi langkah yang strategis dan menguntungkan bagi Indonesia. Tentunya, kita berharap langkah ini bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian dan hubungan internasional kita.
Semoga Indonesia bisa memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya dan terus berkembang menjadi negara yang lebih maju. 💪
Gimana pendapat kamu tentang berita ini? Yuk, kasih komentar di bawah! Jangan lupa, pantengin terus ya untuk info menarik lainnya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya! 😉
Posting Komentar