Ejakulasi Kurang "Joss"? Dokter Andrologi Kasih Solusinya!

Table of Contents

Wokei, siap! Mari kita bedah berita ini dengan gaya yang lebih santai dan kekinian.

Ejakulasi Kurang “Joss”? Jangan Panik, Ini Solusinya!

Pernah nggak sih, kamu atau temanmu merasa performa di ranjang kurang maksimal? Salah satu yang sering jadi pertanyaan adalah soal volume ejakulasi. Apakah olahraga bisa jadi kunci? Nah, kali ini kita bakal kupas tuntas soal itu, berdasarkan penjelasan dari dokter andrologi.

Ejakulasi Kurang "Joss"? Dokter Andrologi Kasih Solusinya!
image just illustration

Benarkah Olahraga Bisa Bikin Ejakulasi Lebih “Joss”?

Banyak dari kita yang percaya kalau olahraga itu bisa bikin kita lebih sehat dan kuat, termasuk soal urusan ranjang. Katanya sih, olahraga bisa meningkatkan volume sperma. Nah, apakah ini benar? Menurut dr. Christian Christopher Sunnu, SpAnd dari Rumah Sakit Eka Hospital BSD, jawabannya adalah IYA! Olahraga, terutama olahraga kardio, memang bisa meningkatkan jumlah sperma.

Jenis Olahraga yang Disarankan

Bukan cuma sekadar olahraga biasa, ada beberapa jenis olahraga yang lebih disarankan untuk meningkatkan volume ejakulasi. Kata dr. Sunnu, olahraga kardio dengan peningkatan 40% dari detak jantung istirahat, yang dilakukan selama 30 menit, minimal tiga kali seminggu selama satu bulan, terbukti efektif. Selain itu, olahraga yang menguatkan otot paha juga bagus karena bisa melancarkan aliran darah ke buah zakar dan meningkatkan testosteron. Jadi, jangan lupa leg day, ya!

Bukan Cuma Olahraga, Asupan Nutrisi Juga Penting!

Nggak cuma olahraga, asupan nutrisi juga berperan penting. Dokter Sunnu menyarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein dan zinc, yang banyak ditemukan di seafood. Selain itu, konsumsi suplemen yang mengandung zinc dan vitamin E juga bisa membantu. Kalau mau lebih “ekstrim” bisa menjalani program TRT (Testosteron Replacement Therapy).

Volume Banyak, Apakah Berarti Sperma Sehat?

Meskipun volume sperma meningkat, belum tentu sperma itu sehat. Untuk mengecek kesehatan sperma, perlu dilakukan pemeriksaan mikroskop. Warna sperma yang normal itu putih keabu-abuan. Kalau warnanya kuning kehijauan, atau baunya menyengat seperti cairan pembersih toilet, itu tidak normal.

Kesimpulan dan Call-to-Action

Jadi, olahraga dan nutrisi memang penting banget untuk menjaga kesehatan reproduksi pria, termasuk kualitas sperma dan volume ejakulasi. Jangan lupa juga untuk mengecek kesehatan sperma secara berkala. Jangan malu untuk konsultasi ke dokter andrologi ya jika ada masalah. Yuk, mulai gaya hidup sehat dari sekarang! Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kamu. Kalau ada pertanyaan atau mau diskusi, komen aja di bawah! Atau mungkin ada tips lain yang kamu punya? Jangan ragu untuk berbagi! Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Posting Komentar